Buol, TabeNews.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Buol. Dua guru terbaik asal Kabupaten Buol berhasil lolos sebagai Fasilitator Nasional Program Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Tahun 2026.
Kedua guru tersebut masuk dalam daftar 25 peserta terpilih se-Provinsi Sulawesi Tengah berdasarkan Surat Rekomendasi Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sulawesi Tengah Nomor 0205/B/B7.23/GT.02.00/2026 tertanggal 24 April 2026.
Adapun dua guru asal Buol yang berhasil lolos tersebut yakni:
1. Irawaty, S.Pd – Kepala Sekolah TK Satap Negeri Lama, Kabupaten Buol, kategori PAUD.
2. Firmansyah B. Hi. Majo, S.Pd., Gr – Guru SD Negeri 16 Biau, Kabupaten Buol, kategori SD-Matematika.
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Buol. Dari total 25 peserta yang lolos di Sulawesi Tengah, Kabupaten Buol berhasil mengirim dua wakil terbaik.
Menariknya, di tengah dominasi peserta bergelar Magister (S2), dua guru asal Buol tersebut mampu bersaing dan lolos hanya dengan bekal gelar Sarjana (S1).
Hal ini menunjukkan kualitas, kompetensi, dan dedikasi tenaga pendidik di Kabupaten Buol tidak kalah dengan daerah lain.
Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian membanggakan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan dua guru Buol menembus tingkat nasional menjadi bukti bahwa sumber daya manusia di daerah mampu bersaing secara sehat di level lebih tinggi.
“Pemerintah Kabupaten Buol menyampaikan selamat kepada Ibu Irawaty, S.Pd dan Bapak Firmansyah B. Hi. Majo, S.Pd., Gr. Ini prestasi yang sangat membanggakan dan menjadi inspirasi bagi seluruh tenaga pendidik di Kabupaten Buol untuk terus meningkatkan kualitas diri,” ujar Bupati.
Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap peningkatan mutu pendidikan, termasuk pengembangan kapasitas guru melalui pelatihan dan pendidikan lanjutan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol Muhamad Singara, S.Ag., M.Si turut menyampaikan rasa bangga atas prestasi dua guru tersebut.
“Kami sangat bersyukur dan bangga. Ini menunjukkan bahwa guru-guru Buol memiliki kompetensi yang luar biasa. Semoga keberhasilan ini menjadi pemicu semangat bagi guru lainnya untuk terus berinovasi dan berprestasi,” kata Muhamad Singara.
Ia menambahkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol akan terus mendorong peningkatan kualitas SDM tenaga pendidik agar mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
Para calon fasilitator nasional ini selanjutnya akan mengikuti seluruh tahapan Bimbingan Teknis Fasilitator Nasional PM-KKA yang dijadwalkan berlangsung di jakarta pada Mei 2026.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi guru-guru lain di Kabupaten Buol untuk terus meningkatkan kompetensi dan membawa harum nama daerah di tingkat nasional.
Redaksi









