Buol, TabeNews.com – Pemerintah Kabupaten Buol melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) resmi mendorong percepatan transformasi digital di sektor kepegawaian. Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Buol kini diwajibkan melakukan digitalisasi data dan arsip secara mandiri melalui sistem terintegrasi.
Kebijakan ini merupakan bagian dari implementasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), sekaligus meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi pengelolaan data kepegawaian.
Kepala BKPSDM Kabupaten Buol, Wahyu Setiabudi, menegaskan bahwa langkah ini menjadi bagian penting dalam modernisasi birokrasi di daerah.
“Digitalisasi data ASN bukan hanya tuntutan zaman, tetapi juga kebutuhan mendesak untuk menciptakan sistem administrasi yang cepat, akurat, dan terintegrasi. Kami mengimbau seluruh ASN agar segera melakukan pemutakhiran data secara mandiri,” ujarnya. Wahyu pada media (9/4/26)
ASN di Kabupaten Buol diminta untuk melakukan pembaruan data melalui platform digital yang telah disediakan oleh BKN, yakni portal resmi ASN Digital.
Proses ini dilakukan melalui sistem Document Management System (DMS) yang memungkinkan pengelolaan arsip secara elektronik.
Adapun langkah-langkah yang harus dilakukan ASN antara lain:
1. Mengakses portal resmi ASN Digital di alamat: https://asndigital.bkn.go.id�
2. Mengunggah dokumen kepegawaian sesuai ketentuan yang berlaku
3. Memantau skor kelengkapan arsip melalui akun MyASN masing-masing.
Menunggu proses verifikasi dan validasi oleh tim BKPSDM Kabupaten Buol
Setelah seluruh tahapan dilalui, data ASN akan tersimpan secara digital dan terintegrasi dalam sistem nasional.
Lebih lanjut, Wahyu Setiabudi menambahkan bahwa digitalisasi ini akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan kepegawaian, termasuk dalam proses kenaikan pangkat, mutasi, hingga pensiun.
“Dengan sistem digital, kita bisa meminimalisir kesalahan administrasi dan mempercepat proses layanan. Ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” tambahnya.
BKPSDM Kabupaten Buol juga mengajak seluruh ASN untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program ini. Transformasi digital, menurutnya, hanya dapat berjalan optimal jika didukung oleh kesadaran dan komitmen bersama.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Buol menunjukkan keseriusannya dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta mendukung agenda reformasi birokrasi berbasis digital di Indonesia.
Redaksi










