Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
buol

Jelang Idul Fitri 1447 H, Dinas Kumperindag Buol Pantau Harga dan Temukan Produk Tanpa Tanggal Kedaluwarsa di Pasar Bugis

136
×

Jelang Idul Fitri 1447 H, Dinas Kumperindag Buol Pantau Harga dan Temukan Produk Tanpa Tanggal Kedaluwarsa di Pasar Bugis

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buol, TabeNews.com — Menjelang hari H Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) Kabupaten Buol melaksanakan kegiatan pemantauan harga dan ketersediaan barang di Pasar Kampung Bugis, Kamis (19/3/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kumperindag Buol, Agus Z Abidin, didampingi Kepala UPTD Pasar Bugis, Rahman Lasanggi, bersama jajaran UPTD Pasar Kampung Bugis. 

Advertising
banner 325x300
Advertising

Pemantauan dilakukan untuk memastikan stabilitas harga serta keamanan barang yang beredar di pasar menjelang lebaran.

Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Kampung Bugis, harga daging sapi berada di kisaran Rp120.000 hingga Rp130.000 per kilogram dari harga normal Rp120.000 per kilogram. 

Sementara itu, harga ayam potong berada di kisaran Rp90.000 hingga Rp100.000 per ekor dari harga normal Rp90.000 per ekor.

Untuk komoditas bahan pokok lainnya, tim pemantau melaporkan masih dalam kondisi stabil dan tidak mengalami kenaikan signifikan hingga H-2 lebaran.

Kepala Dinas Kumperindag Buol, Agus Z Abidin, mengatakan bahwa pemantauan rutin dilakukan untuk memastikan harga tetap terkendali serta ketersediaan bahan pokok aman bagi masyarakat.

“Kami melaksanakan pemantauan harga dan barang untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia dan harga tidak mengalami lonjakan yang tidak wajar menjelang Idul Fitri,” ujarnya.

Selain memantau harga, tim juga melakukan pemeriksaan terhadap perlindungan konsumen. Dari hasil pengecekan, ditemukan beberapa produk makanan dan minuman yang tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa pada kemasannya.

Kepala UPTD Pasar Bugis, Rahman Lasanggi, menegaskan bahwa temuan tersebut menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat.

“Hal ini sangat penting karena menyangkut keselamatan dan kesehatan konsumen. Beberapa produk yang tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa merupakan bahan yang sering digunakan oleh ibu-ibu sebagai bumbu masak serta minuman yang digemari anak-anak,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pengawasan terhadap harga dan barang kedaluwarsa menjadi hal yang sangat mendesak, terutama menjelang hari raya, karena berkaitan langsung dengan keselamatan konsumen, stabilitas pasar, serta kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Pihak Kumperindag Buol memastikan kegiatan pemantauan akan terus dilakukan hingga setelah Hari Raya Idul Fitri guna menjaga stabilitas harga serta melindungi masyarakat dari peredaran barang yang tidak memenuhi standar keamanan.

Redaksi

Example 468x60
Example 468x60
Example 120x600