buol

Bupati Buol Buka Musda MUI, Dorong Optimalisasi Peran Ulama Menuju Buol Agamis dan Berkelanjutan

47
×

Bupati Buol Buka Musda MUI, Dorong Optimalisasi Peran Ulama Menuju Buol Agamis dan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buol, TabeNews.com – Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Buol yang digelar di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Buol, Rabu (4/3/2026).

Musda kali ini mengangkat tema “Optimalisasi Peran Ulama, Menuju Buol yang Agamis, Agropolitan, Maju dan Berkelanjutan” dan dilaksanakan selama dua hari, mulai 4 hingga 5 Maret 2026.

Advertising
banner 325x300
Advertising

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Buol Moh. Yamin Rahim, SH., MH., Pengurus MUI Provinsi Sulawesi Tengah, Plt. Ketua MUI Kabupaten Buol Dr. H. Nurkhairi, Ketua Panitia Dr. Tonang Malongi, perwakilan MUI kecamatan, para ulama, pimpinan pondok pesantren, serta perwakilan organisasi keagamaan.

Ketua Panitia Pelaksana Musda, Dr. Tonang Malongi, menyampaikan bahwa Musda ini merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten yang bertujuan melakukan evaluasi program kerja, menyusun rekomendasi strategis, serta memilih kepengurusan baru MUI Kabupaten Buol untuk periode selanjutnya.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab demi melahirkan keputusan-keputusan terbaik bagi umat dan daerah.

Plt. Ketua MUI Kabupaten Buol, Dr. H. Nurkhairi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa amanah sebagai Pelaksana Tugas Ketua MUI Buol yang diembannya sejak Juni 2025 merupakan tanggung jawab besar yang diberikan oleh Pengurus MUI Provinsi Sulawesi Tengah.

Ia menjelaskan bahwa penunjukan tersebut melalui berbagai pertimbangan, dengan harapan mampu melakukan konsolidasi organisasi serta mempersiapkan pelaksanaan Musda secara baik.

Menurutnya, meskipun dalam pelaksanaan terdapat berbagai keterbatasan dan tantangan, semangat kebersamaan dan komitmen untuk membesarkan organisasi tetap menjadi prioritas.

“Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam proses persiapan. Namun yang terpenting adalah bagaimana Musda ini dapat melahirkan program-program kerja yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, merangkul seluruh elemen umat di tengah keberagaman, serta memperkuat peran ulama dalam membimbing umat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan pemerintah daerah dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis.

Perwakilan Pengurus MUI Provinsi Sulawesi Tengah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda MUI Kabupaten Buol.

Mereka menegaskan bahwa Musda merupakan momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, mempertegas peran MUI sebagai mitra strategis pemerintah, serta sebagai pengayom umat dalam menjaga kerukunan dan stabilitas sosial keagamaan.

Pengurus MUI Provinsi berharap kepengurusan yang terpilih nantinya mampu membawa MUI Buol semakin solid, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan responsif terhadap persoalan-persoalan umat.

Dalam sambutannya yang lebih mendalam, Bupati Buol Risharyudi Triwibowo menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga dari kekuatan moral dan spiritual masyarakatnya.

Ia menyampaikan bahwa Kabupaten Buol saat ini tengah berakselerasi menuju transformasi ekonomi melalui visi Agropolitan. Namun demikian, pembangunan tersebut harus berjalan selaras dengan penguatan nilai-nilai keagamaan dan etika sosial.

“Kita ingin kemajuan lahiriah selaras dengan kekokohan spiritual. Ulama adalah benteng moral yang menjaga masyarakat dari degradasi etika di era digital ini. Pembangunan fisik dan ekonomi tidak akan bermakna tanpa pondasi moral dan spiritual yang kokoh,” tegas Bupati.

Menurutnya, visi Buol sebagai daerah Agamis, Agropolitan, Maju dan Berkelanjutan membutuhkan peran aktif para ulama dalam membimbing umat, terutama dalam membangun etos kerja, kemandirian ekonomi, serta kesadaran menjaga lingkungan sebagai wujud rasa syukur atas nikmat Allah SWT.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menitipkan tiga harapan besar kepada MUI Kabupaten Buol:

Pertama, agar MUI terus menjadi perekat persatuan umat di tengah dinamika sosial dan politik yang berkembang. Ia berharap MUI tetap menjadi payung teduh yang menyejukkan serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga etika dalam berinteraksi, terutama di tengah derasnya arus informasi dan media sosial.

Kedua, MUI diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Bupati meminta agar MUI tidak ragu memberikan masukan, kritik, dan saran yang konstruktif demi perbaikan kebijakan daerah. Ia juga menekankan pentingnya “fatwa sosial” yang mendorong masyarakat hidup sehat, produktif, serta mendukung program pembangunan menuju kehidupan yang lebih sejahtera dalam keridhaan Allah SWT.

Ketiga, MUI diharapkan menjadi penggerak penguatan ekonomi syariah, khususnya dalam pemberdayaan ekonomi umat. Hal ini dapat diwujudkan melalui dukungan terhadap sertifikasi halal, edukasi manajemen keuangan syariah bagi petani dan pelaku UMKM, serta partisipasi aktif dalam menyukseskan program penurunan stunting dan pelestarian lingkungan hidup di sektor pertanian dan perikanan.

Melalui tema “Optimalisasi Peran Ulama”, Bupati berharap kepengurusan yang terpilih nantinya mampu merumuskan program kerja yang menyentuh langsung persoalan riil masyarakat Buol. 

Ia juga mendorong terbangunnya sinergi Agropolitan yang terintegrasi dengan konsep ekonomi berbasis nilai-nilai keislaman.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Buol secara resmi membuka Musyawarah Daerah MUI Kabupaten Buol.

“Dengan memohon ridha Allah SWT dan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Musyawarah Daerah Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Buol secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucapnya.

Ia pun berharap Musda ini menghasilkan kepengurusan yang amanah serta program kerja yang membumi dan membawa keberkahan bagi masyarakat Buol.

Kegiatan Musda MUI Kabupaten Buol akan dilanjutkan dengan agenda sidang-sidang komisi, perumusan rekomendasi, serta pemilihan kepengurusan baru yang diharapkan mampu membawa MUI Buol semakin maju dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.

Redaksi

Example 468x60
Example 120x600