Buol TabeNews.com — Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, MM, secara resmi menutup pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) ke-II Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buol periode 2026–2030, yang digelar di Gedung Srikandi Kulango, Kecamatan Biau, Sabtu (27/12/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Buol yang juga terpilih sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Buol menyampaikan ajakan kepada seluruh pemangku kepentingan olahraga untuk bergandengan tangan dan bekerja bersama demi kemajuan olahraga di Kabupaten Buol.
“Mari kita kerja bersama-sama, mari kita bersatu untuk memajukan olahraga di Kabupaten Buol. Semua ini sejalan dengan tema kita, Buol Hebat Menuju Puncak Prestasi,” ujar H. Risharyudi Triwibowo.
Ia menegaskan bahwa KONI ke depan harus menjadi rumah besar pembinaan atlet yang terencana, terukur, dan berkelanjutan, sehingga prestasi olahraga Buol mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Sebagai penutup, Ketua Umum KONI Kabupaten Buol terpilih, H. Risharyudi Triwibowo, MM, menegaskan komitmennya untuk menjadikan KONI sebagai organisasi yang solid, profesional, dan berpihak pada pembinaan atlet.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Insya Allah kita akan fokus pada pembinaan atlet sejak usia dini, penguatan peran cabang olahraga, serta menciptakan sistem yang transparan dan profesional. Target kita jelas, prestasi atlet Buol harus meningkat dan mampu bersaing di level provinsi hingga nasional,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh cabang olahraga, pelatih, atlet, dan pemangku kepentingan untuk menjaga persatuan dan menjadikan KONI sebagai wadah kebersamaan demi kemajuan olahraga Kabupaten Buol.
Musorkab II KONI Buol juga dihadiri Koordinator Wilayah Buol–Tolitoli KONI Provinsi Sulawesi Tengah, Mansyur Pondang, S.H., M.H. Dalam kesempatan tersebut, Mansyur memaparkan target besar KONI Sulawesi Tengah pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di NTB–NTT, yakni menembus 10 besar nasional dengan target 30 medali emas.
“Target ini telah mendapat dukungan penuh dari Gubernur Sulawesi Tengah. Yang dibutuhkan sekarang adalah program yang detail, pelatih yang profesional, atlet yang disiplin, serta sinergi anggaran yang kuat,” tegas Mansyur.
Ia juga mengingatkan bahwa Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah di Morowali mendatang akan mempertandingkan 27 cabang olahraga dengan 31 nomor pertandingan, sehingga seluruh daerah, termasuk Kabupaten Buol, dituntut melakukan persiapan sejak dini.
Selain itu, Mansyur menekankan pentingnya konsolidasi organisasi, pembinaan atlet berjenjang, serta kepatuhan terhadap regulasi organisasi KONI agar roda organisasi berjalan profesional dan berintegritas.
Dengan berakhirnya Musorkab II KONI Buol, diharapkan kepengurusan baru mampu membawa semangat perubahan dan memperkuat fondasi olahraga daerah demi melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama Kabupaten Buol di berbagai ajang kompetisi.
Redaksi









