Buol, TabeNews.com — Pemerintah Kabupaten Buol memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025 dengan menyerukan semangat kolektif untuk memperkuat integritas dan menegakkan tata kelola pemerintahan yang bersih.
Dengan mengusung tema “Satukan Aksi Basmi Korupsi”, peringatan HAKORDIA tahun ini menjadi momentum penting untuk kembali menegaskan bahwa korupsi adalah musuh bersama yang harus dilawan secara berkelanjutan.
Dalam pesan resminya, Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo, M.M. bersama Wakil Bupati Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Menurut keduanya, pemberantasan korupsi bukan hanya tugas aparat penegak hukum, namun merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa.
“Korupsi merusak sendi-sendi kehidupan, menghambat pembangunan, dan menggerogoti masa depan generasi penerus. Karena itu, diperlukan sinergi, keberanian, dan komitmen dari semua pihak untuk mengatakan TIDAK pada korupsi,” tegas Bupati Risharyudi.
Wakil Bupati Nasir menambahkan bahwa nilai kejujuran dan integritas harus menjadi budaya yang melekat dalam setiap tindakan, baik di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat umum.
Ia menekankan pentingnya membangun sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta memberikan ruang pengawasan publik yang lebih luas.
Pemerintah Kabupaten Buol melalui berbagai program reformasi birokrasi terus berupaya memperkuat sistem pencegahan korupsi, termasuk peningkatan kompetensi aparatur, penggunaan teknologi informasi dalam layanan publik, dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Peringatan HAKORDIA 2025 ini diharapkan menjadi pengingat bahwa perjuangan melawan korupsi harus dilakukan secara konsisten dan bersama-sama.
Semangat “Berani Jujur, Hebat!” kembali digaungkan sebagai dorongan moral bagi seluruh masyarakat Buol untuk menjunjung tinggi integritas dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan komitmen kolektif, Buol optimistis dapat mewariskan masa depan yang lebih bersih dan bebas dari korupsi bagi generasi mendatang.
Redaksi









