Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Dikbud

Satukan Aksi Basmi Korupsi, Disdikbud Buol Dorong Penguatan Integritas Pendidikan

106
×

Satukan Aksi Basmi Korupsi, Disdikbud Buol Dorong Penguatan Integritas Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buol, TabeNews.com — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol turut memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025 dengan menyerukan penguatan integritas di lingkungan pendidikan. 

Peringatan tahun ini mengusung tema nasional “Satukan Aksi, Basmi Korupsi!”, yang menjadi ajakan bersama untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.

Advertising
banner 325x300
Advertising

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol, Wahyu Setyabudhi, SH, MH, menyampaikan bahwa sektor pendidikan merupakan pilar penting dalam membangun karakter bangsa, termasuk membentuk budaya antikorupsi sejak dini. 

Menurutnya, lembaga pendidikan memiliki peran strategis untuk menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas kepada peserta didik.

“Pendidikan adalah fondasi pembentukan karakter. Jika nilai-nilai antikorupsi ditanamkan sejak awal, maka kita sedang mempersiapkan generasi yang lebih jujur, disiplin, dan berintegritas,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa upaya pemberantasan korupsi bukan hanya tanggung jawab lembaga penegak hukum seperti KPK, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan peserta didik.

Melalui momentum HAKORDIA 2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol mendorong seluruh satuan pendidikan untuk:

1. Mengoptimalkan pembinaan karakter antikorupsi dalam kegiatan belajar mengajar;

2. Menjalankan pengelolaan anggaran pendidikan secara transparan dan akuntabel;

3. Memperkuat pengawasan internal di lingkungan sekolah;

4. Meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam kampanye budaya antikorupsi.

“Setiap langkah kecil dalam menjunjung tinggi integritas, ketika disatukan, akan menjadi kekuatan besar untuk membentuk budaya antikorupsi yang kuat di Kabupaten Buol,” tambah Wahyu.

Dengan semangat HAKORDIA 2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih, berintegritas, dan bebas dari penyimpangan, demi masa depan generasi yang lebih baik dan berdaya saing.

Redaksi

Example 468x60
Example 468x60
Example 120x600