Gorontalo

Elang 3 Hambalang Tegas Menyentil Djafar Alkatili & Taufik Buhungo:“Yang Memalukan Itu Bukan Aksi ASN, Tapi Praktik Korupsi di BSG!”

223
×

Elang 3 Hambalang Tegas Menyentil Djafar Alkatili & Taufik Buhungo:“Yang Memalukan Itu Bukan Aksi ASN, Tapi Praktik Korupsi di BSG!”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Gorontalo, Tabenews.Com — Polemik antara Bank SulutGo (BSG) dan Pemerintah Kota Gorontalo semakin memanas. Setelah publik disuguhi berbagai pernyataan saling lempar opini terkait hilangnya jatah komisaris perwakilan Gorontalo di BSG, kini perseteruan tersebut memuncak pada pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemkot Gorontalo ke Bank Tabungan Negara (BTN).

Sejak isu ini mencuat, Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea konsisten menyatakan sikap untuk mengakhiri kerja sama dengan BSG. Bahkan, awalnya langkah tersebut akan dilakukan bersama sejumlah kepala daerah lain yang juga kecewa terhadap BSG. Namun belakangan, tanpa alasan yang jelas, para kepala daerah tersebut berubah haluan dan tetap bertahan bersama BSG.

Advertising
banner 325x300
Advertising

“Sebagai aktivis muda Gorontalo, saya pribadi salut dengan kegigihan sikap Pak Adhan Dambea. Sangat jarang kita menemukan sosok kepala daerah yang konsisten seperti itu,” ujar Taufik,

Aktivis Elang 3 Hambalang.Meski bukan warga Kota Gorontalo, Taufik mengaku terpanggil untuk ikut dalam aksi unjuk rasa ASN Pemkot Gorontalo yang digelar pada Rabu kemarin, sebagai bentuk solidaritas terhadap keresahan pegawai negeri terkait kebijakan kredit di BSG. Baca juga selengkapnya: https://tabenews.com/imm-kota-gorontalo-siap-turun-aksi-desak-polda-usut-dugaan-konspirasi-tambangpohuwato/: Elang 3 Hambalang Tegas Menyentil Djafar Alkatili & Taufik Buhungo:“Yang Memalukan Itu Bukan Aksi ASN, Tapi Praktik Korupsi di BSG!”

“Teman dan saudara saya banyak ASN di Kota Gorontalo. Mereka sering mengeluhkan mencekiknya bunga kredit BSG yang hanya menguntungkan satu pihak. Karena itu, selain tuntutan soal aset dan saham, ASN juga meminta agar bunga pinjaman ditinjau kembali,” lanjutnya.

Menurut Taufik, tingginya bunga kredit membuat ASN sulit berpindah ke bank lain, karena gaji mereka terikat di BSG.“Pak Djafar Alkatiri jangan hanya bersembunyi di balik alasan prosedural perbankan sambil menutup mata terhadap nurani,” tegasnya.

Taufik juga menanggapi pernyataan Djafar Alkatiri yang menduga bahwa bantuan armada sampah dari BTN kepada Pemkot Gorontalo berpotensi masuk kategori gratifikasi.

“Pernyataan itu menyesatkan. Bantuan tersebut diberikan kepada pemerintah daerah, bukan kepada pribadi wali kota. Bagaimana bisa itu dikategorikan gratifikasi? Tolong baca lagi aturannya, Pak Komisaris,” ujar Taufik lagi.

Terkait pernyataan yang menyebut bahwa aksi ASN bersama wali kota adalah tindakan “memalukan”, Taufik memberikan respons keras.

“Tidak ada yang memalukan selama bukan perkara korupsi. ASN Kota Gorontalo justru bangga memiliki wali kota yang berani berdiri bersama rakyatnya. Justru yang harus dijaga adalah agar BSG bersih dari praktik-praktik korupsi,” tutupnya.

Example 468x60
Example 120x600