Buol, TabeNews.com — Warga Kelurahan Leok II, Kecamatan Biau, kembali menyuarakan keprihatinan terhadap kondisi kanal di wilayah RT 02, 03, dan 04 yang kian memburuk menjelang musim penghujan.
Kanal yang menjadi salah satu jalur pembuangan air di kawasan pemukiman tersebut dilaporkan telah tertimbun dan sebagian bahkan nyaris tertutup, sehingga memicu kekhawatiran terjadinya banjir saat curah hujan meningkat.
Ketua LPM Kelurahan Leok II, Suharto Tarakal, turut menyoroti persoalan tersebut dan meminta agar instansi terkait segera melakukan penanganan.
Menurutnya, kondisi kanal yang tidak terurus menjadi pemicu genangan yang selama ini mengganggu aktivitas warga.
“Ini sudah kita laporkan dan kita harapkan ada perhatian serius. Kanal yang tertimbun menyebabkan air tidak mengalir lancar. Jika masuk musim hujan, wilayah ini berpotensi kembali tergenang,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Leok II saat dikonfirmasi media membenarkan kondisi di lapangan dan menyampaikan bahwa pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menindaklanjuti masalah tersebut.
Ia menegaskan bahwa penanganan kanal merupakan kebutuhan mendesak agar dampak banjir tidak terus berulang.
“Inilah kondisi kanal di wilayah RT 04, 03, dan 02. Sebagian sudah tertimbun dan nyaris tertutup. Kami berharap dinas yang diberi tanggung jawab menangani kanal dapat segera melakukan perbaikan. Musim penghujan akhir tahun sudah mulai menunjukkan tanda-tanda ekstrem,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa buruknya kondisi kanal menjadi penyebab utama air meluap dan menggenangi permukiman setiap hujan turun.
“Jangan sampai nanti Bupati lagi yang turun langsung ke lokasi baru semua pihak muncul dan mencari kesibukan. Kami berharap tindakan cepat dapat dilakukan,” pungkasnya.
Warga kini berharap agar pemerintah bergerak cepat sebelum curah hujan semakin tinggi. Perbaikan kanal dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah banjir, menjaga kenyamanan warga, serta menghindari kerugian material di kawasan tersebut.
Redaksi









