palu

Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura, Akui Punya Ikatan Emosional Dengan Suku Sanger

467
×

Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura, Akui Punya Ikatan Emosional Dengan Suku Sanger

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Tabenews.com – Duakui Gubernur H.Rusdy Mastura merasa sangat senang dapat hadir di tengah Kerukunan Keluarga Sangihe Besar (KKSB) dalam rangka Pesta Adat Talude di kediaman Keluarga Besar Recky Wentinusa – Pusung, pada Sabtu malam (10/2/2024).

Dalam sambutannya, gubernur yang memperkenalkan Sulawesi Tengah sebagai Negeri Seribu Megalit ini mengakui memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dengan Suku Sanger.

Advertising
banner 325x300
Advertising

“Ya. Terus terang, saya punya hubungan yang erat dengan Suku Sanger, dulu bapak (papa) saya adalah anak angkat dari Opa Kansil yang berasal dari ujung utara pulau Sulawesi,”kisahnya.

Pesta adat tersebut merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan oleh masyarakat Nusa Utara yang mendiami Kepulauan Sangihe, Talaud dan Sitaro di ujung utara Pulau Sulawesi.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat keturunan Nusa Utara yang telah menjaga keharmonisan di Sulawesi Tengah sehingga bisa lebih Sejahtera dan Maju.

Memasuki tahun ketiga memimpin Sulteng, Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami kenaikan signifikan dari Rp 900 miliar menjadi Rp 2 triliun, Perekonomian Sulawesi Tengah untuk tahun 2023 tumbuh positif sebesar 11,91 %, Realisasi investasi terbesar ke 3 secara Nasional di bawah Jawa Barat dan DKI Jakarta, Kemiskinan ekstrem berhasil diturunkan dari 3,02 % (2022) menjadi 1,44 % (2023), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menurun di angka 2,95 % (2023) dibandingkan tahun sebelumnya, yakni 3,75 %, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tumbuh secara konsisten dan semakin membaik IPM tahun 2023 mencapai 71,66 poin atau tumbuh 0,92 % dibandingkan tahun 2022, yakni 71,01 poin.ungkap, H. Rudy Mastura.

Lompatan tersebut di atas, kata gubernur, bisa diraih berkat kerjasama/dukungan semua stakeholder, termasuk kerukunan keluarga Nusa Utara di Sulawesi Tengah.

Ia pun mengajak kerukunan Nusa Utara untuk terus bersinergi membangun daerah, terlebih lagi dengan ditetapkan UU Nomor 3 tahun 2022 tentang IKN secara tidak langsung mengangkat Sulawesi Tengah sebagai daerah penyangga/penopang IKN Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Turut hadir, Ketua TP PKK Dr.Hj.Vera Rompas Mastura,S.Sos,M.Si, Kadis Pariwisata Dra. Diah Agustiningsih,M.Pd, Ketua KKSB Edison Wentinusa serta para ketua/pengurus kerukunan keluarga Nusa Utara.

*(BAP *// D’Son)

Example 468x60
Example 120x600