Uncategorized

Tingkatkan Profesionalisme Penyidik, Personel Satresnarkoba Polres Tolitoli Ikuti Dikjur di Polda Sulteng

1
×

Tingkatkan Profesionalisme Penyidik, Personel Satresnarkoba Polres Tolitoli Ikuti Dikjur di Polda Sulteng

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Tolitoli — Dalam upaya meningkatkan kemampuan dan profesionalisme penyidik narkoba, Satuan Reserse Narkoba Polres Tolitoli mengikutsertakan sejumlah personelnya dalam Pendidikan Kejuruan (Dikjur) yang dilaksanakan di Polda Sulawesi Tengah sejak 9 April hingga 8 Mei 2026.
Kegiatan tersebut diikuti personel dari berbagai Polres di wilayah Sulawesi Tengah, dengan pelaksanaan pendidikan terbagi di Polresta Palu dan Markas Polda Sulawesi Tengah.
Kanit Opsnal Satresnarkoba Polres Tolitoli, Ipda Kaseni SH, saat dikonfirmasi membenarkan kegiatan tersebut. Ia menyebut personel yang mengikuti Dikjur kali ini yakni Ipda Kaseni, Aiptu Kampong, Aiptu Arter, Aipda Anton, dan Bripka Jaelani.
“Benar, personel Satresnarkoba Polres Tolitoli mengikuti Pendidikan Kejuruan di Polda Sulteng bersama peserta dari Polres lainnya,” ujar Ipda Kaseni.
Ia menjelaskan, pendidikan tersebut merupakan bagian penting dalam pengembangan kapasitas penyidik Polri, khususnya dalam penanganan tindak pidana narkotika.
“Seorang penyidik wajib mengikuti dikbang (pendidikan dan pengembangan) guna memenuhi syarat sertifikasi sebagai penyidik. Saat ini satuan narkoba menjadi perhatian nasional, sering mendapat kritik bahkan asumsi negatif. Namun semua itu kami jawab dengan kinerja dan profesionalisme,” tegas perwira dua balok di pundak tersebut.
Diketahui, Dikjur Satuan Reserse Narkoba Polri merupakan program pendidikan yang bertujuan membekali anggota dengan kemampuan teknis dan taktis dalam penyelidikan serta penyidikan kasus narkotika, mulai dari proses penyelidikan, penyidikan hingga pemberkasan perkara.
Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Tolitoli, IPTU Lexy Tumonglo SH, berharap keikutsertaan personelnya dalam Dikjur mampu meningkatkan kualitas penanganan kasus narkoba di wilayah hukum Polres Tolitoli.
“Harapan kami, personel yang mengikuti pendidikan ini semakin siap menjawab tantangan tugas ke depan dalam upaya menghentikan peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Tolitoli,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya di Mapolres Tolitoli, Jumat (9/5/2026).
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Perang melawan narkoba adalah tanggung jawab bersama demi masa depan generasi bangsa. Kami berharap semua pihak dapat bersinergi dan bersama-sama memerangi peredaran narkoba,” pungkasnya.
Armen Djaru

Example 468x60
Example 120x600