Gorontalo, Tabenews.Com– Di tengah dinamika politik yang semakin kompetitif, nama Erwin Ismail muncul sebagai salah satu figur muda yang mencuri perhatian. Sosoknya dinilai sebagai representasi anak muda yang tak hanya memiliki keberanian, tapi juga kualitas dalam mengelola strategi dan gerakan politik.
Ilham, salah satu aktivis muda Gorontalo, menuturkan bahwa kehadiran Erwin Ismail di panggung politik adalah angin segar bagi generasi muda di daerah ini.
“Erwin itu bukan sekadar anak Gubernur. Ia berdiri dengan rekam jejaknya sendiri. Dua kali terpilih sebagai Anggota DPRD Provinsi Gorontalo adalah bukti bahwa anak muda bisa dipercaya membawa aspirasi rakyat,” ujar Ilham.
Dalam usia yang terbilang muda, Erwin memilih jalur pengabdian melalui Partai Demokrat. Keputusannya tak sekadar simbolik. Ia aktif menggagas berbagai agenda kepemudaan, bahkan dipercaya memimpin Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Gorontalo. Di sana, ia membuka ruang seluas-luasnya bagi anak muda untuk mengekspresikan diri dan berorganisasi secara sehat.
“Dia bukan hanya hadir saat kampanye, tapi benar-benar memberi ruang dan perhatian untuk anak muda. Banyak kegiatan positif yang dia dukung,” lanjut Ilham.
Puncak pembuktian Erwin tak hanya di parlemen. Di Pilkada 2024, ia dipercaya menjadi Ketua Tim Pemenangan pasangan Gusnar Ismail – Idah Syahidah (GAS). Kemenangan GAS dalam kontestasi tersebut menjadi salah satu tonggak keberhasilan strategi politik yang ia racik dengan cermat dan kerja keras.
“Setelah bertarung di Pileg, dia langsung turun ke Pilkada. Dan dua-duanya menang. Itu luar biasa. Ini bukan sekadar keberuntungan, tapi kerja politik yang terukur dan terorganisir,” kata Ilham.
Kini, Erwin menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo. Posisinya sejajar dengan nama-nama besar politik daerah seperti Rusli Habibie, Elnino Mohi, dan Rahmat Gobel.
Meski sempat mendapat kritik karena dianggap terlalu progresif dan melangkahi senioritas, Erwin tetap teguh pada prinsipnya. “Ia bukan tidak menghargai senior, tapi ia tahu bahwa perubahan harus dimulai dari keberanian untuk melangkah. Dan ia sudah membuktikan itu,” kata Ilham menegaskan.
Sebagai aktivis muda, Ilham berharap Erwin bisa menjadi lokomotif bagi anak muda Gorontalo. Sosok yang tidak hanya bicara soal masa depan, tetapi juga hadir dan bekerja untuk masa kini.
“Mewakili semangat dan visi anak muda. Saya kira, Erwin Ismail adalah simbol bahwa anak muda bisa memimpin, bisa melampaui zamannya,” tutup Ilham.










