Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
kuliner

Kontingen POPDA Tolitoli Serbu Kuliner Khas Buol, Gula Tapo hingga Kue Bagea Jadi Buruan

6
×

Kontingen POPDA Tolitoli Serbu Kuliner Khas Buol, Gula Tapo hingga Kue Bagea Jadi Buruan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BUOL, TABENEWS.COM – Suasana penuh keakraban mewarnai kunjungan Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Tolitoli ke salah satu lokasi penjualan kuliner khas Buol di Kelurahan Kali, Kabupaten Buol, Jumat (28/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan di sela-sela rangkaian kegiatan POPDA Sulawesi Tengah yang berlangsung di Kabupaten Buol. Kontingen Tolitoli didampingi Liaison Officer (LO) dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Buol.

Dalam kunjungan itu, rombongan juga didampingi Kasubag Keuangan Dinas PUPR Kabupaten Buol yang hadir mewakili Kepala Dinas PUPR. 

Kedatangan mereka tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga kesempatan bagi para atlet dan pendamping untuk mengenal lebih dekat ragam kuliner tradisional yang menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat Buol.

Beragam panganan khas tersaji di lokasi. Mulai dari gula tapo, kue satu telur, kue bagea, hingga berbagai jenis makanan tradisional lainnya yang menggugah selera.

Para atlet Kontingen Tolitoli tampak antusias melihat langsung aneka produk kuliner yang dijajakan masyarakat. Beberapa di antaranya bahkan mencicipi dan membeli makanan khas tersebut sebagai buah tangan.

Salah satu atlet Kontingen Tolitoli saat diwawancarai mengaku senang bisa berkunjung dan mencicipi kuliner khas Buol.

“Kami senang bisa datang langsung melihat kuliner khas Buol. Ternyata banyak sekali makanan tradisional yang menarik dan rasanya juga enak. Ini menjadi pengalaman tersendiri bagi kami selama mengikuti POPDA di Buol,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan pengalaman berbeda bagi para atlet. Selain fokus bertanding, para peserta POPDA juga dapat mengenal budaya dan potensi daerah tuan rumah.

Sementara itu, Kasubag Keuangan Dinas PUPR Kabupaten Buol, yang hadir mewakili Kepala Dinas PUPR, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan POPDA sekaligus upaya memperkenalkan potensi UMKM dan kuliner lokal kepada para tamu dari luar daerah.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan Kontingen Tolitoli. Selain bersilaturahmi, mereka juga bisa melihat langsung berbagai produk kuliner khas Buol yang diproduksi dan dijual oleh masyarakat,” katanya.

Ia berharap keberadaan para peserta POPDA dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Tengah dapat memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM lokal.

Menurutnya, momentum POPDA bukan hanya tentang pertandingan olahraga, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi daerah, termasuk produk kuliner dan ekonomi kreatif masyarakat.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Buol, Agus Z. Abidin, SE. Ia mengatakan, kegiatan POPDA menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat luar daerah.

“Kami berharap momentum seperti ini dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk unggulan daerah. Kuliner khas Buol memiliki potensi yang besar apabila terus dikembangkan dan dikemas dengan baik,” jelas Agus.

Ia menambahkan, pemerintah daerah terus mendorong pelaku usaha agar mampu meningkatkan kualitas produk, kemasan, serta pemasaran sehingga kuliner tradisional Buol tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas.

Kunjungan Kontingen Tolitoli tersebut pun berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Kehadiran para atlet dan pendamping menjadi warna tersendiri di tengah semaraknya pelaksanaan POPDA di Kabupaten Buol.

Bagi masyarakat dan pelaku UMKM, kedatangan kontingen dari berbagai daerah menjadi kesempatan untuk memperkenalkan bahwa Buol tidak hanya memiliki potensi di bidang olahraga, tetapi juga kaya akan warisan kuliner tradisional yang layak untuk dicicipi dan dibawa pulang sebagai buah tangan.

Dengan demikian, POPDA tidak sekadar menjadi panggung kompetisi para pelajar di bidang olahraga, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan antardaerah sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat melalui produk-produk lokal.

Redaksi

Example 468x60
Example 468x60
Example 120x600
banner 325x300