TABEnews.com, Tolitoli — Menghadapi musim kemarau yang semakin kering dan panjang, Kapolres Tolitoli AKBP Raden Real Mahendra, S.I.K. mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Imbauan tersebut disampaikan pada Selasa (25/8/2026), menyusul sejumlah kejadian kebakaran lahan yang terjadi di beberapa wilayah hukum Polres Tolitoli.
Kondisi kemarau tahun ini dipengaruhi sejumlah faktor cuaca dan iklim, termasuk angin muson timur serta fenomena El Niño dan anomali positif Indian Ocean Dipole (IOD). Kondisi tersebut dapat mengurangi suplai uap air ke wilayah Indonesia, termasuk Sulawesi Tengah, sehingga meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran.
Kapolres Tolitoli mengingatkan bahwa langkah pencegahan menjadi sangat penting mengingat kebakaran telah terjadi di sejumlah lokasi.
Salah satunya terjadi pada Kamis (13/8/2026) di Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan. Saat itu, tim gabungan yang terdiri atas personel Polres Tolitoli, anggota Kodim 1305 Buol Tolitoli, petugas pemadam kebakaran, serta masyarakat bersama-sama melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.
Kebakaran kembali terjadi pada Selasa (25/8/2026) di kawasan perkebunan warga di Bukit Sumalikat, Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan. Tim gabungan kembali turun ke lokasi untuk memadamkan sumber api.
Kapolres juga menyebut kejadian kebakaran lahan telah terjadi di sejumlah wilayah lainnya sehingga masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Untuk mencegah meluasnya karhutla, Polres Tolitoli menegaskan empat hal penting yang wajib diperhatikan masyarakat.
Pertama, masyarakat dilarang keras membuka lahan atau lokasi perkebunan dengan cara membakar.
Kedua, warga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan karena bara api dari puntung rokok dapat menjadi pemicu kebakaran, terutama di lahan yang kering.
Ketiga, masyarakat dilarang membersihkan lahan perkebunan dengan metode pembakaran.
Keempat, masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di lingkungan sekitar.
Kasi Humas Polres Tolitoli AKP A. Budi Atmojo, mewakili Kapolres Tolitoli, kembali menegaskan agar imbauan tersebut menjadi perhatian serius seluruh masyarakat.
“Mari kita bersama-sama mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Tolitoli. Dengan hutan yang lestari dan lingkungan yang terjaga, maka masyarakat akan sejahtera,” tutup AKP A. Budi Atmojo.
Polres Tolitoli mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan petugas ketika kebakaran terjadi, tetapi ikut mengambil peran sejak dari upaya pencegahan. Kewaspadaan dan kepedulian masyarakat dinilai menjadi kunci untuk mencegah kebakaran meluas selama musim kemarau.
Beranda
Uncategorized
Kapolres Tolitoli Keluarkan Imbauan Tegas Cegah Karhutla di Tengah Kemarau Panjang
Kapolres Tolitoli Keluarkan Imbauan Tegas Cegah Karhutla di Tengah Kemarau Panjang
Suardi Yadjib2 min baca

Pos Terkait








