Buol TabeNews.com – Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Buol melalui penguatan koordinasi lintas perangkat daerah. Kamis, (7/5/26), Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Buol, Agus Z. Abidin, melakukan koordinasi dan silaturahmi bersama Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Buol.
Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah strategis dalam pengembangan potensi PAD, khususnya dari sektor pengelolaan pasar dan sektor pendukung lainnya yang dinilai memiliki kontribusi penting terhadap peningkatan pendapatan daerah.
Dalam pembahasan itu, kedua pihak menyoroti pentingnya optimalisasi retribusi pasar melalui sistem pengelolaan yang lebih tertib, transparan, dan terukur. Selain itu, penataan fasilitas perdagangan juga menjadi perhatian utama guna menciptakan kondisi pasar yang nyaman, aman, dan produktif bagi para pedagang maupun masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Buol, Agus Z. Abidin, menegaskan bahwa sinergi antar organisasi perangkat daerah sangat dibutuhkan untuk mendorong peningkatan PAD secara maksimal.
“Pengelolaan pasar harus dilakukan secara baik dan profesional agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah, sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas ekonomi,” ujarnya.
Selain membahas optimalisasi retribusi, pertemuan tersebut juga membicarakan upaya peningkatan pelayanan kepada pedagang dan masyarakat sebagai bagian dari strategi menggali potensi pendapatan daerah secara berkelanjutan.
Pemerintah daerah berharap, melalui koordinasi dan kolaborasi yang terus diperkuat antar instansi, pengelolaan sektor perdagangan di Kabupaten Buol dapat semakin berkembang dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemkab Buol dalam membangun tata kelola pasar yang lebih modern, tertib, dan berdaya saing, sehingga mampu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kemandirian fiskal daerah melalui peningkatan PAD.
Redaksi






