BUOL, TABENEWS.COM – Persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antarwaktu (Pilkades PAW) di Kabupaten Buol mulai dimatangkan. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Buol melakukan koordinasi dengan jajaran Polres Buol guna memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan aman, tertib dan kondusif.
Kepala Dinas PMD Kabupaten Buol, Arfandi A. Wehantow, bersama rombongan melakukan kunjungan ke Polres Buol pada Jumat (7/8/2026). Rombongan diterima secara resmi oleh Kabag Ops Polres Buol, Kompol Dewa Sujendra, S.H., di ruang kerjanya.
Pertemuan tersebut secara khusus membahas kesiapan pengamanan terhadap tahapan Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antarwaktu (PAW), terutama mekanisme musyawarah desa yang menjadi bagian penting dalam proses pemilihan.
Dalam pertemuan itu, Kadis PMD memaparkan sejumlah desa yang akan melaksanakan mekanisme musyawarah dalam rangka Pilkades PAW. Selain kesiapan teknis dari pemerintah desa, aspek keamanan dinilai menjadi bagian penting yang harus dipersiapkan sejak awal.
Arfandi mengatakan, koordinasi dengan aparat kepolisian dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades PAW dapat berlangsung tanpa gangguan keamanan maupun konflik di tengah masyarakat.
“Kami hadir berkoordinasi untuk memastikan proses musyawarah Pilkades PAW di tingkat desa berjalan lancar tanpa hambatan keamanan. Sinergi dengan Polres sangat penting guna menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat,” ujar Arfandi A. Wehantow.
Menurutnya, proses pemilihan kepala desa melalui mekanisme antarwaktu harus dilaksanakan dengan mengedepankan ketertiban, transparansi serta musyawarah mufakat. Karena itu, koordinasi lintas sektor diperlukan agar setiap potensi kerawanan dapat diantisipasi sejak dini.
Menanggapi koordinasi tersebut, Kabag Ops Polres Buol Kompol Dewa Sujendra, S.H., menyatakan kesiapan jajaran kepolisian untuk mendukung dan mengawal seluruh rangkaian pelaksanaan Pilkades PAW di wilayah Kabupaten Buol.
Polres Buol akan menyiapkan personel untuk melaksanakan pengamanan, baik secara terbuka maupun tertutup, khususnya pada saat pelaksanaan musyawarah desa.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan aman sekaligus mengantisipasi kemungkinan munculnya gangguan keamanan yang dapat menghambat proses demokrasi di tingkat desa.
Kompol Dewa menyampaikan, hasil koordinasi antara Dinas PMD dan Polres Buol selanjutnya akan dilaporkan kepada pimpinan sebagai bahan untuk menentukan langkah-langkah pengamanan sesuai kebutuhan di lapangan.
“Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat agar menjaga keamanan bersama dalam gelaran Pilkades PAW di Buol,” tegas Kompol Dewa Sujendra.
Langkah Preventif Cegah Potensi Konflik
Koordinasi antara Dinas PMD dan Polres Buol tersebut dinilai menjadi langkah preventif untuk memetakan potensi kerawanan sosial sebelum tahapan Pilkades PAW dilaksanakan.
Pilkades PAW memiliki dinamika tersendiri karena prosesnya melibatkan unsur masyarakat desa melalui mekanisme musyawarah. Perbedaan pilihan maupun kepentingan antarwarga berpotensi menimbulkan gesekan apabila tidak dikelola dengan baik.
Karena itu, pemerintah daerah bersama aparat keamanan menekankan pentingnya menjaga komunikasi, mengedepankan musyawarah dan menghormati setiap proses yang telah ditetapkan.
Dinas PMD berharap seluruh pemerintah desa, peserta maupun unsur masyarakat yang terlibat dapat menjaga suasana tetap kondusif serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memicu perselisihan.
Sinergi pemerintah daerah dan kepolisian diharapkan mampu memastikan pelaksanaan Pilkades PAW di Kabupaten Buol berlangsung tertib, aman, damai, dan sesuai ketentuan, sehingga kepala desa yang terpilih nantinya benar-benar dapat menjalankan mandat untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan desa.
Redaksi










