Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Dinas Inspektorat

Inspektur Daerah Buol Wahida, SE Hadiri Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah

1
×

Inspektur Daerah Buol Wahida, SE Hadiri Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buol, TabeNews.com – Inspektur Daerah Kabupaten Buol, Wahida, SE, turut menghadiri kegiatan Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 yang dilaksanakan di Kelurahan Kumaligon, Kecamatan Biau, dan Desa Lomuli, Kecamatan Tiloan, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan sesuai Permendagri Nomor 81 Tahun 2015 tersebut dihadiri oleh Tim Penilai Provinsi Sulawesi Tengah, jajaran Pemerintah Kabupaten Buol, Tim Penggerak PKK, unsur Forkopimcam, pemerintah desa dan kelurahan, serta tokoh masyarakat.

Advertising
banner 325x300
Advertising

Kehadiran Inspektur Daerah Kabupaten Buol menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Buol dalam mendukung peningkatan tata kelola pemerintahan desa dan kelurahan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Di sela-sela kegiatan, Wahida, SE menyampaikan bahwa evaluasi perkembangan desa dan kelurahan merupakan momentum penting untuk mengukur sejauh mana efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

“Melalui kegiatan ini, kita dapat melihat secara langsung berbagai capaian, inovasi, dan potensi yang dimiliki desa maupun kelurahan. Evaluasi ini bukan hanya sekadar penilaian, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan motivasi bagi pemerintah desa dan kelurahan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Wahida.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak terlepas dari peran strategis pemerintah desa dan kelurahan sebagai ujung tombak pelayanan publik. Karena itu, tata kelola pemerintahan yang baik, pengelolaan keuangan yang akuntabel, serta keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Wahida juga mengapresiasi kesiapan Kelurahan Kumaligon dan Desa Lomuli yang mewakili Kabupaten Buol pada ajang tingkat provinsi. Ia menilai kedua wilayah tersebut telah menunjukkan berbagai inovasi dan capaian pembangunan yang patut menjadi contoh bagi desa dan kelurahan lainnya.

“Kami berharap Kelurahan Kumaligon dan Desa Lomuli dapat memberikan hasil terbaik pada penilaian tingkat provinsi. Yang terpenting adalah bagaimana semangat inovasi, transparansi, dan partisipasi masyarakat terus tumbuh sehingga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Inspektur Daerah menegaskan bahwa Inspektorat Kabupaten Buol akan terus mendukung upaya peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan desa dan kelurahan melalui fungsi pengawasan, pembinaan, dan pendampingan agar seluruh program pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Tim Penilai Provinsi Sulawesi Tengah melakukan verifikasi administrasi, peninjauan lapangan, serta penilaian berbagai indikator yang meliputi aspek pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan. 

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan desa dan kelurahan terbaik yang akan mewakili Sulawesi Tengah pada tingkat nasional.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Kabupaten Buol optimistis mampu meraih prestasi pada ajang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 sekaligus memperkuat kualitas pembangunan dari tingkat desa dan kelurahan menuju Indonesia Emas 2045.

Redaksi

Example 468x60
Example 468x60
Example 120x600