Dinas Inspektorat

Inspektorat Daerah Buol Laksanakan Audit Kinerja Pendidikan Tahun 2024

102
×

Inspektorat Daerah Buol Laksanakan Audit Kinerja Pendidikan Tahun 2024

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buol, TabeNews.com — Inspektorat Daerah Kabupaten Buol melaksanakan Audit Kinerja atas Program Pengelolaan Pendidikan serta Program Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Tahun 2024 pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol. 

Audit ini difokuskan untuk menilai efektivitas pelaksanaan program pada Bidang SD, Bidang SMP, dan Bidang Ketenagaan, serta memastikan bahwa layanan pendidikan di Kabupaten Buol berjalan akuntabel, efisien, dan sejalan dengan target pembangunan pendidikan nasional maupun daerah.

Advertising
banner 325x300
Advertising

Pendidikan menjadi sektor strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. Pemerintah melalui RPJMN 2025–2029 menargetkan peningkatan kualitas pembelajaran secara nasional, termasuk peningkatan skor Asesmen Nasional (AN) dengan capaian nilai literasi pada angka 66,89 dan numerasi 59,86 pada tahun 2029.

Jika dibandingkan dengan capaian Raport Mutu Pendidikan Kabupaten Buol Tahun 2024, daerah ini masih menghadapi tantangan signifikan. Skor literasi tingkat SD tercatat 51,38 dan SMP 56,75, sedangkan skor numerasi SD mencapai 45,93 dan SMP 53,38. 

Angka tersebut menunjukkan bahwa Kabupaten Buol masih memiliki ruang peningkatan yang cukup besar untuk mengejar target mutu pendidikan nasional dalam lima tahun mendatang.

Kondisi ini mempertegas pentingnya pelaksanaan audit kinerja sebagai instrumen evaluasi objektif dalam menilai efektivitas program, pemerataan distribusi guru, hingga kualitas proses pembelajaran di satuan pendidikan.

Sebagai bagian dari rangkaian audit, Inspektorat Daerah melaksanakan audit lapangan pada 03 November hingga 03 Desember 2025. Tim melakukan kunjungan ke 114 satuan pendidikan, terdiri dari 58 SD dan 56 SMP di 11 kecamatan, yakni Paleleh, Paleleh Barat, Biau, Gadung, Bukal, Tiloan, Lakea, Karamat, Bunobogu, Bokat, dan Momunu.

Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan wawancara mendalam dengan kepala sekolah, bendahara BOS, pengurus barang, wakasek kurikulum, wakasek sarpras, proktor ANBK, ketua PPDB, serta sejumlah guru. 

Selain itu, tim turut meninjau langsung kondisi sarana prasarana sekolah, memeriksa dokumen administrasi pembelajaran, pengelolaan dana BOS, proses PPDB, hingga kesiapan sekolah dalam pelaksanaan Asesmen Nasional.

Pelaksanaan audit ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai efektivitas pengelolaan pendidikan di Kabupaten Buol. Temuan dan analisis yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan strategis, memperkuat tata kelola pendidikan, serta mempercepat peningkatan kualitas pembelajaran di seluruh SD dan SMP.

Hasil akhir audit diharapkan dapat menjadi rujukan komprehensif bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol dalam meningkatkan layanan pendidikan, mempersempit kesenjangan mutu antarwilayah, dan memastikan bahwa seluruh peserta didik memperoleh layanan pembelajaran yang bermutu sesuai standar nasional.

Redaksi

Example 468x60
Example 120x600