Buol, TabeNews.com – Kepala Inspektorat Kabupaten Buol, Wahida, S.E., CGCAE. turut menghadiri kegiatan Forum Perangkat Daerah Kabupaten Buol yang dilaksanakan pada Senin (6/4/2026), bertempat di Aula Lantai II Kantor Bupati Buol.
Kehadiran Inspektorat dalam forum tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan proses perencanaan pembangunan daerah berjalan sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel.
Di sela-sela berakhirnya kegiatan, Kepala Inspektorat Buol, Wahida, saat diwawancarai oleh media menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan pada tahap pelaksanaan program, tetapi juga harus dimulai sejak tahap perencanaan.
“Perencanaan yang baik akan meminimalisir potensi penyimpangan di kemudian hari. Karena itu, Inspektorat memiliki peran penting dalam mengawal setiap tahapan, termasuk dalam forum perangkat daerah seperti ini,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa seluruh usulan program dan kegiatan yang dibahas dalam forum harus benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat serta sesuai dengan aturan yang berlaku.
Menurutnya, pengawasan yang dilakukan sejak awal akan menjadi langkah preventif dalam mencegah terjadinya penyimpangan anggaran di kemudian hari.
“Jika dari awal sudah tertib, transparan, dan sesuai regulasi, maka pelaksanaan di lapangan juga akan lebih mudah dikontrol,” jelasnya.
Wahida juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar menjaga transparansi dalam setiap proses perencanaan dan penganggaran, termasuk dalam mengakomodasi usulan-usulan dari masyarakat maupun pokok pikiran DPRD.
“Keterbukaan informasi menjadi kunci. Masyarakat juga harus tahu program apa saja yang direncanakan, sehingga pengawasan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh publik,” tegasnya.
Komitmen Kawal Program Prioritas
Inspektorat Kabupaten Buol, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mengawal program-program prioritas daerah agar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia berharap melalui forum perangkat daerah ini, seluruh pihak dapat bersinergi dalam menyusun perencanaan yang berkualitas, sekaligus meminimalisir potensi permasalahan di masa mendatang.
“Harapan kami, setiap program yang disepakati benar-benar menjadi kebutuhan prioritas dan dapat dilaksanakan secara efektif serta bebas dari penyimpangan,” pungkasnya.
Redaksi








