KPU Tolitoli sukses melaksanakan satu tahapan dalam rangkah hadapi pilkada serentak pada november mendatang,debat berlangsung seru namun tertib sampai pukul 23.34.00 wita di gedung ‘Labong Boki” kamis (25/10/2024)
Seluruh cabup cawabup yang akan bertarung hadir mengkuti Debat Tahap II setelah tahap I pada 10 oktober lalu di laksakan di gedung maramba kampung pajala,Muhtar Deluma dan Rahman Hi Budding dengan nomor urut 1,Amran Esar Nomor urut 2, Gunardi Hamzah nomor 3 dan Faisal Nurdin nomor 4 nampak pengamanan sangat ketat oleh Tim oprasi Mantap praja Ring 1 saat masuk di pintu gedung ‘labong boki” setiap orang masuk di ruang debat di periksa tanda pengenal dari masing masing tim pemenangan para cabup cawabup..
Dalam sesi tanya jawab sedikit tegang karena dalam debat tersebut beberapa calon tidak miliki data otentik terkait Index Pembangunan Manusia (IPM),data itu memang hanya di kuasai calon bupati Amran Esar pasangan nomor urut 2,hingga terungkap mobil untuk kepentingan pengawasan pulau terluar dari pemerintah pusat menuding ke pasangan nomor 2 sebagai incumbet lakukan kebijakan yang salah,namun sepenuhnya di jawab dengan santai tetapi cermat oleh cabup cawabup Amran Esar nomot urut 2
Banyak hal yang cukup menggelikan yang diajukan calon bupati terhadap pasangan Amran Esar tanpa data akurat,namun masyakat menilai karena pertanyaan kunci yang menukik tajam dan buat terkapar ketika cabup Amran Hi yahya nomor urut 2 menanyakan kinerja Faizal cabup nomor urut 3 yang dua periode sebagai anggota DPRD provinsi sulteng
.
Apa hasil yang nyata yang sudah di lakukan untuk kabupaten Tolitoli”Tanya Amran Yahya
Lawan dalam berdebat kawan dalam berfikir merupakan tujuan dari tahapan yang di laksanakan KPU pada tahapan Debat kandidat,jika ini di sampaikan kepada calon pemilih tanpa ada data yang akurat pada akhirnya incumbet bisa jadi fitnah,semoga tidak terjadi
Armen djar









