Buol, Tabenews.com — Banjir rob kembali melanda wilayah pesisir Kelurahan Buol, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Kamis (6/11/2025) sekitar pukul 18.30 WITA. Air laut yang pasang tinggi menggenangi dua lingkungan, yakni Lingkungan Tanjung dan Lingkungan Bumi Nipa.
Dari pantauan warga, air laut naik dengan cepat hingga setinggi lutut orang dewasa. Salah satu rumah warga di Lingkungan Bumi Nipa bahkan sempat terendam air, sehingga penghuni rumah terpaksa mengevakuasi sebagian barang berharga mereka ke tempat yang lebih aman.
Menanggapi kejadian tersebut, Camat Biau Kahar Lamakan mengimbau seluruh warga pesisir untuk tetap waspada terhadap potensi banjir rob yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama pada saat kondisi pasang laut tinggi dan cuaca ekstrem.
“Kami mengingatkan warga yang tinggal di daerah pesisir agar selalu siaga dan memperhatikan kondisi air laut. Bila terlihat tanda-tanda air mulai naik, segera amankan barang-barang penting dan hindari aktivitas di pesisir,” ujar Kahar Lamakan.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah kecamatan akan terus berkoordinasi dengan kelurahan dan pihak terkait untuk memantau kondisi air laut, sekaligus memastikan tidak ada warga yang terdampak parah akibat banjir rob.
Selain itu, Lurah Buol Masita Kunding turut mengingatkan warganya agar berhati-hati, mengingat intensitas pasang surut air laut belakangan ini cukup tinggi.
“Kami minta warga tetap waspada, terutama di wilayah Lingkungan Tanjung dan Bumi Nipa yang rawan genangan,” ucapnya.
Banjir rob ini bukan kali pertama melanda pesisir Buol. Warga berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah antisipatif jangka panjang, seperti peninggian tanggul atau perbaikan drainase di wilayah pesisir, guna meminimalisir dampak banjir di kemudian hari.
Redaksi










