morowali

Bupati Morowali Terima Masa Aksi Selamatkan Bungku Tengah

738
×

Bupati Morowali Terima Masa Aksi Selamatkan Bungku Tengah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Morowali, TABEnews.com- Masa aksi yang tergabung dalam Aliansi Tepeasa Moroso menggelar Aksi Unjuk Rasa di Halaman Kantor Bupati Morowali, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah (18/7/2023).

Masa aksi yang menamakan diri Aliansi Tepeasa Moroso ini terdiri dari masyarakat berbagai desa di Kecamatan Bungku Tengah, mahasiswa, dan aktivis peduli Bungku Tengah. Dengan menggunakan 4 mobil bak terbuka dan ratusan motor, masa yang berjumlah sekitar 300 orang ini memadati halaman Kantor Bupati Morowali.

Advertising
banner 325x300
Advertising

Aksi yang digelar sejak jam 09.00 dikomandoi Koorditator Lapangan Moh. Taufik Tamauka berpesan, maksud dari kedatangan Aliansi Tepeasa Moroso untuk menyuarakan kegelisahan masyarakat terhadap IUP yang muncul di Kecamatan Bungku Tengah.
“Sejauh ini kami masih bisa hidup dari hasil pertanian, perkebunan dan perikanan. Kami tidak inginkan ada Penambangan Logam Mineral di Bungku Tengah, dampak kerusakan lingkungannya akan ditanggung bersama oleh kami serta anak cucu kami kelak” ujarnya.

Setelah menunggu selama 1 jam. akhirnya seluruh masa aksi diterima di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali. Turut serta dalam menerima Aksi Masa ini Bupati Morowali Taslim, Kapolres Morowali AKBP Suprianto, Asisten I Setkab Morowali Moh. Rizal Badudin, Asisten II Setkab Morowali Abdul Muttaqin Sonaru, Kabag Hukum Setkab Morowali Bahdin Baid dan pihak OPD terkait.

Dalam pesannya Bupati Morowali mengatakan baru saja selesai rapat bersama seluruh Kepala Desa dan Lurah Se Kecamatan Bungku Tengah untuk menyamakan persepsi terkait polemik penolakan IUP di Bungku Tengah.
“ Tugas saya bukan hanya menyelamatkan Bungku Tengah, tetapi bagaimana menyelamatkan Morowali. Tentu saja masa aksi yang kami terima hari ini, akan menjadi bahan pertimbangan besar yang kami emban untuk diteruskan ke Kementerian ESDM nanti, karena kewenangan pencabutan IUP tersebut adalah kewenangan pusat, agar bisa ditinjau kembali kalau IUP ini akan lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya”ujarnya.

Diakhir pertemuan Bupati Morowali menandatangani kesepakatan bersama Aliansi Tepeasa Maroso atas Penolakan IUP Mineral Logam di Wilayah Kecamatan Bungku Tengah. Masa pun membubarkan diri seusai pertemuan dengan tenang dan tertib dikawal langsung oleh Polres Morowali. MS

Example 468x60
Example 120x600