Tolitoli, TABEnews.com- Babinsa Serda wini Koramil 1305-10/Dampal selatan menghadiri musyawarah STOP STUNTING rembuk aksi pencegahan dan penanganan penurunan stunting, yang digelar di desa puse, kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten Tolitoli.
Serda wini Babinsa Desa Puse yang dikonfirmasi media ini menjelaskan dalam memberikan pengetahuan tentang tata cara pola hidup sehat, serta memberikan pengetahuan tentang asupan gizi bagi keluarga dan balita, sehingga dapat terwujud keluarga yang sehat juga bebas dari stunting harus terus dilakukan.
Ia juga mengungkapkan bahwa Stunting bukan pengaruh dari faktor ekonomi saja, tetapi stunting bisa timbul karena salah pola hidup dan faktor keturunan.
“Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya,” ungkap Serda Wini.
Dalam Kegiatan tersebut selaku Babinsa di desa Binaan dan mewakili Komandan Kodim 1305/BT yang merupakan bapak asuh di kodim 1305/BT akan mendukung Program Pemerintah dalam pencegahan Stunting di wilayah binaan dengan melaksanakan pendampingan aparat serta menjadi bapak asuh bagi anak penderita Stunting.
“jadi yang diperlukan dalam mengatasi stunting adalah dengan saling koordinasi dan sinergitas antara aparat terkait guna menjamin kecukupan gizi ibu hamil dan tumbuh kembang anak diwilayah binaan,” ujar Babinsa.
“Semoga dengan kegiatan rapat rembuk Stunting ini juga dapat menurunkan angka Stunting di desa Puse kecamatan Dampal Selatan, ” pungkasnya. ***












