GORONTALO — Penggerebekan sebuah kamar kost di kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Limba U I, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, pada Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 04.30 WITA, menjadi sorotan setelah video kejadian tersebut beredar di masyarakat.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Tabenews, seorang anggota Polri berinisial A.M. bersama petugas Polresta Gorontalo Kota mendatangi sebuah kamar kost dan menemukan istrinya, berinisial L.I., Alias Laras berada di dalam kamar kost bersama seorang laki-laki berinisial I.B Alias Indra
Laki-laki tersebut, disebut-sebut sebagai owner Kedai MIB. Sementara perempuan yang berada di dalam kamar diduga merupakan oknum Bhayangkari aktif, yakni istri sah dari anggota Polri yang bertugas di wilayah hukum Polresta Gorontalo Kota.
informasi yang dihimpun Tabenews, setibanya di lokasi, petugas bersama pelapor mengetuk pintu kamar. Setelah sekitar tujuh menit, seorang laki-laki berinisial I.B. membuka pintu kamar dalam kondisi tidak mengenakan baju dan hanya menggunakan celana pendek.
Petugas selanjutnya menanyakan keberadaan perempuan di dalam kamar tersebut dan I.B. kemudian mengaku bahwa dirinya sedang bersama istrinya.
Untuk memastikan apakah benar istri I.B maka Petugas kemudian meminta perempuan yang disebut I.B sebagai istri yang berada di dalam kamar mandi untuk keluar.
Sehingga I.B. kemudian mengetuk pintu kamar mandi dan memanggil nama L.I. hingga akhirnya perempuan tersebut keluar dari kamar mandi.
Berdasarkan video yang beredar, perempuan berinisial L.I. kemudian terlihat berada di dalam kamar saat sejumlah aparat berada di lokasi.
“Kypa ngana b video-video,” ucap L.I. atau perempuan yang disebut sebagai oknum Bhayangkari setelah pihak kepolisian dan Pelapor masuk dalam Kamar tersebut.
Selanjutnya I.B. yang diduga sebagai owner Kedai MIB, melontarkan kalimat:
“Eii nga tau kan kita, jangan b itu.. tolong a.” ucap I.B. dalam rekaman video tersebut.
Beberapa kata dalam percakapan tersebut tidak terdengar dengan jelas karena terdapat beberapa sumber suara lain, sehingga kalimat yang dilontarkan tidak seluruhnya dapat terdengar secara jelas.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polresta Gorontalo kota belum memberikan konfirmasi lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. Oleh karena itu, publik diharapkan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan maupun menghakimi pihak-pihak yang terlibat sebelum adanya keterangan resmi dari pihak berwenang.
Tabenews akan terus berupaya menggali informasi lebih lanjut untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai hubungan antara laki-laki dan perempuan tersebut, termasuk perkembangan penanganan hukum atas laporan atau aduan terkait dugaan perzinahan yang disebut telah disampaikan kepada pihak kepolisian.










