Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
olahraga

Drama Tiga Set! Poso Tumbangkan Kota Palu, Emas Sepak Takraw POPDA XXIV Jadi Milik Bumi Sintuwu Maroso

7
×

Drama Tiga Set! Poso Tumbangkan Kota Palu, Emas Sepak Takraw POPDA XXIV Jadi Milik Bumi Sintuwu Maroso

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buol TabeNews.com – Pertandingan sengit dan penuh drama tersaji di lapangan sepak takraw Kelurahan Buol, Kabupaten Buol, Kamis malam (27/8/2026). Kontingen Kabupaten Poso akhirnya keluar sebagai juara dan meraih medali emas sepak takraw POPDA XXIV Sulawesi Tengah setelah menaklukkan Kota Palu dengan skor 2-1.

Laga berlangsung dalam tensi tinggi. Kedua tim tampil ngotot sejak awal pertandingan. Saling kejar angka membuat atmosfer lapangan semakin panas, sementara dukungan penonton terus menggema mengiringi setiap serangan dan penyelamatan para pemain.

Kemenangan 2-1 tersebut menjadi buah dari kerja keras dan perjuangan para atlet sepak takraw Kabupaten Poso yang tampil penuh percaya diri hingga pertandingan berakhir.

Sorotan semakin menarik ketika Wakil Bupati Buol Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, SH., MH, menyerahkan sekaligus melakukan pengalungan medali emas kepada kontingen Kabupaten Poso.

Pengalungan medali tersebut turut didampingi Kepala Dinas Dikpora Sulawesi Tengah Muchsin, Asisten I Kota Palu Bidang Kesra Usman, SH, Kepala Dinas P2KB serta Kasat Pol PP.

Momen pengalungan medali berlangsung penuh kebanggaan. Para atlet Poso tampak sumringah menerima penghargaan atas perjuangan mereka setelah melewati pertandingan ketat melawan Kota Palu.

Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, SH., MH, memberikan apresiasi kepada kedua tim yang telah menampilkan pertandingan terbaik.

Menurutnya, kemenangan Kabupaten Poso harus diapresiasi, namun perjuangan Kota Palu juga patut dihargai karena telah memberikan perlawanan sengit hingga pertandingan berakhir.

“Selamat kepada Kabupaten Poso atas raihan medali emas. Ini adalah hasil dari kerja keras, disiplin dan perjuangan para atlet. Kepada Kota Palu, jangan berkecil hati. Kalian sudah memberikan pertandingan yang luar biasa,” ujar Nasir.

Ia menegaskan bahwa POPDA bukan hanya tentang mengejar medali, tetapi juga membangun karakter generasi muda melalui olahraga.

“Yang paling penting adalah sportivitas dan persaudaraan. Hari ini kita boleh menjadi lawan di lapangan, tetapi setelah pertandingan kita tetap saudara,” katanya.

Kepala Dinas Dikpora Sulawesi Tengah, Muchsin, turut memberikan apresiasi atas pertandingan yang telah ditunjukkan kedua kontingen.

Ia menilai persaingan antara Poso dan Kota Palu menunjukkan bahwa pembinaan olahraga pelajar di Sulawesi Tengah terus berkembang.

“Selamat kepada Kabupaten Poso yang berhasil meraih medali emas. Pertandingan berlangsung sangat ketat dan kedua tim telah menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujar Muchsin.

Ia berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan sehingga mampu membawa nama Sulawesi Tengah pada ajang yang lebih tinggi.

Sementara itu, Asisten I Kota Palu Bidang Kesra, Usman, SH, menyampaikan apresiasi terhadap perjuangan para atlet Kota Palu.

Menurutnya, kekalahan dalam pertandingan bukan akhir dari perjuangan, melainkan bagian dari proses pembinaan dan pengalaman berharga bagi atlet muda.

“Selamat kepada Poso atas kemenangan ini. Untuk anak-anak kita dari Kota Palu, tetap semangat. Kalian sudah berjuang dan memberikan yang terbaik. Jadikan hasil ini sebagai pengalaman untuk lebih baik ke depan,” ungkap Usman.

Ia juga mengapresiasi atmosfer pertandingan yang berlangsung kompetitif namun tetap mengedepankan nilai-nilai sportivitas.

Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Poso Jhony Herlan Bonuso, SE., M.Pd, menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan tim sepak takraw meraih medali emas.

Menurutnya, kemenangan tersebut tidak datang secara instan. Ada proses panjang, latihan keras dan kerja sama antara atlet, pelatih serta seluruh tim pendukung.

“Medali emas ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim. Para atlet sudah berlatih dan mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Kami sangat bersyukur perjuangan mereka akhirnya membuahkan hasil,” ujarnya.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi cabang olahraga lainnya yang masih akan bertanding dalam POPDA XXIV Sulteng.

Pelatih sepak takraw Kabupaten Poso, Andi Basir, menjadi salah satu sosok di balik keberhasilan timnya membawa pulang medali emas.

Ia mengaku bangga melihat mental para atlet yang mampu menjaga konsentrasi dalam pertandingan yang berlangsung ketat.

“Anak-anak tampil dengan semangat dan tidak takut menghadapi lawan. Kami terus mengingatkan mereka untuk menjaga fokus, bermain sesuai strategi dan tidak mudah terpancing situasi pertandingan,” kata Andi.

Menurutnya, kemenangan atas Kota Palu merupakan hasil dari kerja keras atlet selama menjalani persiapan.

“Alhamdulillah, apa yang kami targetkan bisa tercapai. Anak-anak sudah memberikan seluruh kemampuan mereka. Ini bukan hanya kemenangan pemain, tetapi kemenangan seluruh tim dan masyarakat Kabupaten Poso,” tambahnya.

Kemenangan Kabupaten Poso atas Kota Palu dengan skor 2-1 menjadi salah satu pertandingan yang menyita perhatian dalam gelaran POPDA XXIV Sulteng di Kabupaten Buol.

Di tengah kerasnya persaingan di lapangan, pertandingan tersebut kembali memperlihatkan bahwa olahraga mampu mempertemukan semangat kompetisi dengan persaudaraan.

Bagi Poso, emas ini menjadi tambahan kebanggaan dan bukti perjuangan para atlet pelajar.

Dengan semangat “Sintuwu Maroso”, Kabupaten Poso kini membawa pulang kemenangan dari Kabupaten Buol.

Poso juara. Palu tetap bangga. Buol menjadi saksi. Sepak takraw Sulteng semakin bergengsi!

Redaksi

Example 468x60
Example 468x60
Example 120x600
banner 325x300