Uncategorized

Tanggul Irigasi Jebol di Malulu, Petani Terancam Gagal Tanam dan Kehilangan Mata Pencaharian

5
×

Tanggul Irigasi Jebol di Malulu, Petani Terancam Gagal Tanam dan Kehilangan Mata Pencaharian

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


TOLITOLI — Kerusakan tanggul irigasi di Desa Malulu, Kecamatan Dondo, Kabupaten Tolitoli, memicu keresahan besar di kalangan petani. Jebolnya tanggul tersebut membuat aliran air ke areal persawahan terganggu, sehingga aktivitas pertanian warga nyaris lumpuh.
Kondisi ini dikeluhkan masyarakat karena berdampak langsung terhadap proses pengolahan lahan dan musim tanam yang sedang berlangsung. Jika tidak segera diperbaiki, para petani terancam gagal turun sawah dan mengalami penurunan hasil panen.
Sejumlah warga mengaku kerusakan tanggul sudah terjadi sejak beberapa waktu terakhir. Hingga kini, belum ada penanganan serius yang dilakukan, sementara kebutuhan air untuk sawah semakin mendesak.
Salah satu tokoh masyarakat petani sawah Desa Malulu mengatakan, tanggul irigasi merupakan urat nadi pertanian warga. Sebagian besar masyarakat desa menggantungkan hidup dari hasil sawah, sehingga kerusakan tersebut sangat memukul aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kalau tanggul ini jebol, air tidak bisa masuk normal ke sawah. Akibatnya kami kesulitan turun kerja. Kondisi ini sangat memengaruhi aktivitas petani setiap hari,” ujarnya.
Menurutnya, dampak kerusakan tidak hanya dirasakan pada distribusi air, tetapi juga menghambat persiapan lahan yang seharusnya mulai dikerjakan petani untuk musim tanam.
Beberapa petani bahkan memilih menunda pengolahan sawah sambil menunggu adanya perbaikan dari pemerintah. Mereka khawatir keterlambatan tersebut akan berdampak pada jadwal tanam dan hasil produksi ke depan.
“Kalau dibiarkan terlalu lama, kami khawatir musim tanam bisa terganggu. Ini tentu berdampak pada hasil panen dan pendapatan masyarakat,” katanya lagi.
Warga berharap pemerintah daerah dan dinas terkait segera turun tangan meninjau kondisi tanggul yang jebol. Mereka meminta langkah cepat dilakukan agar kerusakan tidak semakin parah dan aktivitas pertanian bisa kembali normal.
Masyarakat menilai perbaikan tanggul irigasi merupakan kebutuhan mendesak demi menjaga keberlangsungan pertanian di Desa Malulu. Tanpa penanganan cepat, ancaman gagal tanam dan merosotnya perekonomian warga dikhawatirkan semakin nyata.

FAJRIN

Advertising
banner 325x300
Advertising

Example 468x60
Example 120x600