PWI Buol Tolitoli

Air Mata Haru Warga Iringi Aksi PWI Peduli di Buol, Bantuan Sembako dan Material Disalurkan ke Masyarakat Membutuhkan

44
×

Air Mata Haru Warga Iringi Aksi PWI Peduli di Buol, Bantuan Sembako dan Material Disalurkan ke Masyarakat Membutuhkan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buol, TabeNews.com — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Buol–Tolitoli, Sulawesi Tengah, kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui program PWI Peduli dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat penerima manfaat, Sabtu (14/3/2026). 

Kegiatan penuh empati ini menyasar 45 warga kurang mampu di wilayah perkotaan Buol serta satu lembaga pendidikan pesantren yang tengah membutuhkan dukungan pascabencana.

Advertising
banner 325x300
Advertising

Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako kepada masyarakat serta material bahan bangunan untuk membantu pembangunan kembali asrama santri di Pesantren Farid As-Sholeh Desa Negeri Lama yang sebelumnya roboh akibat bencana alam.

Sebelum kegiatan berlangsung, Ketua PWI Sulawesi Tengah, Triputra Toana, memberikan arahan langsung kepada panitia. Ia menegaskan bahwa langkah PWI Buol–Tolitoli yang memilih turun langsung menyentuh masyarakat kurang mampu di pusat kota Buol merupakan keputusan yang tepat.

“Rekan-rekan PWI di Buol yang paling mengetahui kondisi masyarakat di sana. Jalankan saja sesuai niat baik, dan sampaikan amanah para donatur kepada orang-orang yang benar-benar membutuhkan,” ungkap Triputra saat memberikan arahan kepada panitia, Jumat (13/3).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PWI Buol–Tolitoli, Syahrul, yang juga menjabat sebagai Ketua PWI Peduli Provinsi Sulawesi Tengah. Penyaluran bantuan dimulai sejak pukul 09.00 WITA dengan titik awal dari Sekretariat PWI Buol, kemudian panitia bergerak mendatangi satu per satu rumah warga yang telah didata sebelumnya.

Syahrul mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian insan pers terhadap kondisi sosial masyarakat, terlebih pada momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang identik dengan semangat berbagi dan memperkuat solidaritas.

“Ramadan ini PWI Peduli menyalurkan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Buol. Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, agar mereka juga dapat merasakan kebahagiaan di bulan suci,” ujar Syahrul.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri, saat kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat.

Program PWI Peduli di Kabupaten Buol digerakkan oleh seluruh anggota PWI setempat yang berjumlah 12 wartawan. Meski waktu persiapan relatif singkat, sekitar satu minggu sejak inisiasi hingga penggalangan dana, kegiatan tetap dapat terlaksana berkat kerja sama dan semangat kebersamaan.

Dana kegiatan berasal dari swadaya anggota PWI serta dukungan berbagai pihak yang turut menitipkan donasi melalui program tersebut. Bantuan datang dari Polres Buol, Kejaksaan Negeri Buol, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), serta pihak swasta yang ikut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.

Dalam proses penyaluran, panitia menemukan berbagai kondisi kehidupan masyarakat yang masih jauh dari kata layak. Beberapa warga tinggal di rumah yang hampir roboh, rumah yang berada di atas rawa, hingga hunian berukuran sangat kecil yang difungsikan sekaligus sebagai ruang tamu, kamar tidur, dan dapur. 

Ada pula warga yang terpaksa menumpang di lahan milik orang lain karena tidak memiliki tempat tinggal sendiri.

Selain itu, sejumlah penerima bantuan juga merupakan penyandang disabilitas yang hidup dalam keterbatasan ekonomi, sehingga bantuan yang diberikan menjadi sangat berarti bagi mereka.

Salah satu penerima bantuan, Ibu Herlina, mengaku terharu saat menerima paket sembako dari panitia. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan.

“Terima kasih banyak kepada PWI. Bantuan ini sangat berarti bagi saya, apalagi menjelang Ramadan. Saya tinggal sendiri dan kondisi ekonomi memang sangat sulit,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Selain kepada masyarakat, bantuan material bangunan juga disalurkan kepada Pesantren Farid As-Sholeh di Desa Negeri Lama guna membantu pembangunan kembali asrama santri yang roboh akibat bencana alam. Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan sehingga para santri dapat kembali belajar dengan nyaman.

Syahrul menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen sosial organisasi wartawan agar tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat yang membutuhkan.

“PWI tidak hanya menulis dan memberitakan. Kami juga ingin hadir, melihat langsung, dan membantu masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan bisa sedikit meringankan beban mereka,” katanya.

Melalui kegiatan PWI Peduli ini, PWI Buol–Tolitoli berharap semangat kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat serta mendorong lebih banyak pihak untuk bersama-sama memperkuat budaya berbagi, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan yang penuh berkah dan kemanusiaan.

Redaksi

Example 468x60
Example 120x600