TOLITOLI — Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Tolitoli II resmi dibuka dan langsung menyedot animo tinggi masyarakat. Sebanyak 800 lebih atlet dari 10 kecamatan turun gelanggang memperebutkan prestasi terbaik dalam ajang multi-event terbesar di Kabupaten Tolitoli tersebut.
Porkab edisi 2024 ini menjadi momentum penting konsolidasi kekuatan atlet daerah menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Morowali 2026. Pemerintah daerah menargetkan masuk tiga besar, sebuah ambisi besar yang lahir dari keyakinan pada kualitas atlet muda “Bumi Cengkeh”.
Amran Yahya Lepas Atlet: “Gotong Royong, Kunci Prestasi!”
Pembukaan berlangsung meriah di Taman Kota GMB Tolitoli, Sabtu (29/11). Bupati Tolitoli, Amran Yahya, dengan gaya khas sederhana namun energik, secara simbolis melepas para kontingen kecamatan sekaligus mengawali rangkaian pertandingan yang akan berlangsung hingga 5 Desember.
Dalam sambutannya, Amran menegaskan bahwa pembinaan olahraga tidak bisa berdiri sendiri.
“Prestasi lahir dari gotong royong — keluarga, pelatih, pemerintah, dan masyarakat. Semua harus bergerak bersama,” tegasnya.
Ajang Seleksi Menuju Porprov
Tahun ini, Porkab mempertandingkan cabang-cabang unggulan Tolitoli. Atmosfer kompetisi disebut para pelatih jauh lebih ketat dibanding edisi sebelumnya, menjadi ajang seleksi alamiah untuk menentukan atlet terbaik yang akan dibina menuju Porprov Morowali.
Antusiasme Publik Membludak
Sejak pagi, masyarakat sudah memadati area pembukaan. Yel-yel kecamatan menggema, menambah semangat para atlet untuk tampil habis-habisan sejak hari pertama.
Bukan Sekadar Pesta Olahraga
Dengan persiapan matang, dukungan publik yang solid, dan energi kolektif yang terus menyala, Porkab Tolitoli II tidak hanya menjadi gelaran olahraga tahunan. Ia menjelma langkah strategis dalam membangun kekuatan atlet lokal menuju panggung yang lebih besar.
Target tiga besar Porprov 2026 kini bukan hanya wacana, tetapi cita-cita yang sedang ditempa lewat kerja keras ratusan atlet muda Tolitoli.














