TABEnews Tolitoli —Warga kelurahan Tuweley membawa ODGJ k Mako Polsek Baolan seorang laki laki paru baya sekitar 49 tahun pukul 19.00 wita Selasa (18/3/2025) menurut Warga yang antar informasinya terkadang orang ini bertelanjang di jalanan dalam kota Tolitoli sehingga membuat resah warga kota cengkeh
Saat di antar warga piket Polsek Aipda Max Dille yang keberatan piket bersama anggota lain nya memberikan makanan, namun sulit berkomunikasi
Dia cuma diam saja saat di tanyakan nama dan alamat nya “Ujar salah satu anggota Polsek Baolan
Berdasarkan informasi yang di dapat pihak Polsek Baolan ODGJ ini berasal dari Desa Buntuna, menunggu bhabinkamtibmas Buntuna saat patroli keluar malam ini Kapolsek Baolan IPTU SAMIR MUHAMMAD SH MH Perintahkan antar ke rumah keluarga nya malam Ini.
Sudah sering ODGJ Warga antar ke Polsek Baolan namun penanganan nya kita lakukan dengan kembalikan kepada keluarga saja, karena itu Kapolsek Baolan ingat kan kepada pihak keluarga yang miliki sanak saudara yang alami gangguan jiwa segera di obati dan lapor kan kepada pihak yang menangani masalah ODGJ, jangan sampai mengganggu ketertiban masyarakat yang tidak gila akhir nya yang waras bisa ikut gila
ODGJ adalah manusia,kita liat dari sisi kemanusiaan nya “Kata Kapolsek Baolan” nama nya UNGKE tambah
Anggota lagi hubungi keluarga,jika keluarga nya tidak jemput kami siap antar “sambung Kapolsek Baolan
ODGJ mengalami ganguan jiwa yang menyebabkan perubahan pada cara berpikir, perasaan, emosi, hingga perilaku mereka sehari-hari. Gejala yang dialami oleh ODGJ juga bisa membuat mereka sulit berinteraksi dengan orang lain.
Meski demikian, ada pula ODGJ yang dapat hidup normal dengan pengobatan atau terapi yang rutin. Sayangnya, masih banyak ODGJ yang belum mendapatkan penanganan, sehingga penyakit yang dideritanya semakin parah.
Seorang warga kelurahan baru yang kebetulan ada di Polsek Baolan, mengatakan jika ODGJ ini di temukan di tuweley di sana ada kantor Dinas Sosial kenapa ke sini pak “Kata Hi Nasir***









