TOLITOLI, TABEnews– Bupati Tolitoli, Hi. Amran Hi. Yahya, secara resmi membuka pelaksanaan Pelatihan Imam dan Fardhu Kifayah yang digelar oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Tolitoli. Kegiatan ini diadakan di Aula Kecamatan Tolitoli Utara, Selasa, 10 September 2024. Program pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para imam serta penyelenggaraan Fardhu Kifayah di seluruh kecamatan Tolitoli.
Pelatihan ini dimulai dari Kecamatan Tolitoli Utara dan Dakopamean pada 10 September 2024, dan dijadwalkan berakhir pada 18 September 2024 di Kecamatan Dampal Utara dan Dampal Selatan. Menurut Bupati Amran, kegiatan ini sangat penting untuk memperkuat peran imam dalam membina umat serta memastikan pelaksanaan Fardhu Kifayah, seperti pengurusan jenazah, sesuai syariat Islam.
“Dengan pelatihan ini, saya berharap para imam dan pengurus masjid dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik, tidak hanya sebagai pemimpin dalam salat, tetapi juga dalam pelayanan sosial yang lebih luas,” ujar Amran dalam sambutannya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tolitoli, Ketua DMI Kabupaten Tolitoli, camat dari kedua kecamatan, para kepala desa, serta peserta pelatihan. Ketua DMI Kabupaten Tolitoli menambahkan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat membekali para peserta dengan pemahaman yang mendalam tentang tugas-tugas imam dan pelaksanaan Fardhu Kifayah, sehingga dapat diterapkan di setiap desa.
Para peserta yang hadir terlihat antusias dalam mengikuti pembukaan acara tersebut. Mereka menyatakan bahwa pelatihan ini sangat dibutuhkan, mengingat peran imam tidak hanya sebatas pada memimpin salat, tetapi juga sebagai pembimbing spiritual bagi masyarakat. Pelatihan ini akan dilanjutkan di kecamatan lainnya hingga mencapai seluruh wilayah Kabupaten Tolitoli.
“Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap mampu memperkuat iman dan kepedulian sosial di setiap lapisan masyarakat,” pungkas Bupati Amran.














