pemerintahan

Wakil Bupati Tolitoli Menjadi Pembina Upacara pada Hari Koperasi Nasional ke-77

281
×

Wakil Bupati Tolitoli Menjadi Pembina Upacara pada Hari Koperasi Nasional ke-77

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TABEnews, TOLITOLI – Wakil Bupati Tolitoli, Moh. Besar Bantilan, bertindak sebagai pembina upacara pada peringatan Hari Koperasi Nasional ke-77. Upacara ini dirangkaikan dengan Upacara Penegakan Disiplin Nasional di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli, yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Tolitoli pada Rabu, 17 Juli 2024.

Dalam upacara tersebut, Wakil Bupati Moh. Besar Bantilan membacakan sambutan dari Menteri Koperasi dan UMKM Republik Indonesia. Ia menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, bangsa-bangsa di dunia tengah menghadapi krisis yang kompleks, mulai dari krisis ekonomi, pangan, energi, iklim, hingga krisis geopolitik. Semua ini menambah ketidakpastian dalam berbagai aspek kehidupan. Tantangan serupa juga dirasakan di Indonesia, seperti gejolak harga pangan dan ketidakpastian masa panen.

Advertising
banner 325x300
Advertising

“Ketidakpastian hanya bisa diatasi dengan prinsip kehati-hatian, diagnosa yang tepat, formula solusi yang benar, aksi yang cepat, dan yang paling mendasar adalah kebersamaan yang kuat,” ujar Wakil Bupati saat membacakan sambutan.

Pada peringatan 77 tahun Hari Koperasi kali ini, peran koperasi di Indonesia semakin strategis dalam menghadapi tantangan krisis dan ketidakpastian. Koperasi dinilai menjadi solusi dalam memberikan kepastian pembelian produk, akses inovasi teknologi, kemitraan, dan bahkan permodalan. Koperasi berfungsi sebagai ekosistem pendukung ekonomi usaha mikro dan kecil, yang harus terlebih dahulu memberdayakan anggotanya.

“Koperasi tidak boleh sekedar memenuhi ambisi sebagian pengurusnya saja, apalagi sampai terperangkap dalam nostalgia masa lalu. Dunia terus berubah, begitu juga koperasi harus terus menyempurnakan gerakannya untuk menjawab tantangan zaman yang terus berubah,” lanjutnya.

Dalam kondisi krisis dan ketidakpastian, koperasi harus semakin “agile”, yakni memiliki kemampuan adaptasi yang lebih cepat, inovatif, dan akuntabel sehingga dapat memberikan manfaat lebih besar kepada anggotanya dan lingkungannya. “Kami tidak bosan-bosannya mengingatkan agar akuntabilitas koperasi terus diperkuat. Tata kelola koperasi harus semakin baik sehingga koperasi semakin dipercaya oleh masyarakat,” tegasnya.

Wakil Bupati juga berharap agar koperasi menjadi pilihan rasional bagi tiap-tiap warga negara untuk menaruh harapan dan mengembangkan usahanya. “Semangat inilah yang ingin kita lembagakan ke dalam rancangan undang-undang koperasi. Kita berharap agar RUU Koperasi segera diundangkan guna memperkuat ekosistem kelembagaan koperasi yang lebih baik,” ujarnya.

Selain memperingati Hari Koperasi Nasional, upacara tersebut juga melaksanakan penegakan disiplin nasional. Menurut Wakil Bupati, disiplin merupakan kunci keberhasilan dalam segala hal, termasuk dalam pengelolaan koperasi. “Dengan disiplin yang tinggi, kita dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas koperasi sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggotanya dan masyarakat luas,” jelasnya.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para penggiat koperasi, untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan kerja sama. “Mari kita jadikan koperasi sebagai pilar utama dalam membangun ekonomi nasional yang berdaulat dan mandiri menuju Indonesia Emas 2045,” serunya.

Dalam upacara tersebut, hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tolitoli, Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli, para staf ahli bupati, asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli, para kepala bagian lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Tolitoli, kepala perangkat daerah dan pimpinan unit kerja lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli, para kepala dan penggiat koperasi se-Kabupaten Tolitoli, para aparatur sipil negara, serta peserta upacara lainnya.

Example 468x60
Example 120x600