Example floating
Example floating
Example 728x250
pemiluposo

KPU Poso Giat Sosialisasi Coklit, di kota Poso

88
×

KPU Poso Giat Sosialisasi Coklit, di kota Poso

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Komisioner KPU Poso tengah memberikan penjelasan tahapan Pemilihan Umum

Poso, 
Tabenews.com – 
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah, lakukan diskusi kepemiluan tentang Coklat data pemilu,  Jumat (03/3/2023). 
Kegiatan tersebut  dibalut dengan Ngopi Coklit atau Ngobrol Pemilu terkait  data kepemiluhan 2024 mendatang itu, dipimpin langsung  Ketua KPU Poso, Budiman Maliki, diapit oleh dua orang anggota KPU, Wilianita Selviana Pangety serta Olivia Salintohe.

Pada kesempatan itu juga, menghadirkan  peserta dari seluruh ketua dan anggota Panwaslu Kecamatan dan PPK sekecamatan Poso Kota Bersaudara.

Ketua KPU Kabupaten Poso, Budiman Maliki dalam sambutannya mengatakan sosialisasi dan diskusi kepemiluan tersebut sangat penting dilakukan sebagai ajang sosialisasi dan sekaligus silaturahmi kepada jajaran penyelenggara Pemilu yang ada di Kecamatan dan Kelurahan/Desa. Sebutnya. 

Menurutnya, melalui diskusi tersebut seluruh keluhan serta saran yang muncul saat pelaksanaan Coklit data Pemilih yang sementara berjalan bisa disampaikan secara langsung dan dicarikan solusinya.katanya.

“Jadi giat diskusi ini, kita tidak mencari siapa yang salah dan benar. tetapi sejatinya, diskusi dan sosialisasi  ini, akan menjadi masukan dan harapan bisa kita selesaikan secara langsung apa yang terjdi dilapangan. 

” saya berharap diskusi seperti ini akan terus berlanjut, bukan hanya di Poso Kota Bersaudara, akan tetapi dikecamatan lain juga,”harap Budiman Maliki.


Secara terpisah, Senada dengan Budiman Maliki, Anggota KPU, Selviana Pangety, menambahkan jika diskusi tersebut, dilaksanakan bukan hanya melibatkan dari unsur penyelenggara dari KPU seperti PPK, tapi juga dari Panwaslu Kecamatan dengan harapan output dari kegiatan tersebut nantinya bisa dikolaborasikan hingga ditingkatan kebawah agar tidak terjadi mixed  komunikasi. Baik antar penyelenggara lapangan.

Diakuinya,diskusi tersebut bukanlah untuk menyamakan persepsi, namun yang terpenting adalah sebagai ajang untuk mendengarkan aspirasi atau keluhan para penyelenggara yang ada ditingkat kecamatan hingga kelurahan,khususnya terkait tahapan Coklit oleh Pantarlih yang sementara berlangsung secara serentak di 19 wilayah Kecamatan se-kabupaten Poso. Katanya. 


“Saya berharap diskusi serta sosialisasi yang dilaksanakan hari ini, menjadi langkah awal untuk mendengarkan masukan dari teman-teman penyelenggara Pemilu yang ada di Kecamatan. Ya. intinya ini bukan kita mau samakan persepsi, akan tetapi untuk mendengarkan masukan serta kendala yang ada dilapangan selama tahapan Coklit berlangsung, dan kalau perlu langsung kita selesaikan disini,” harap Wilianita Selviana Pangety.. 

Sosialisasi serta diskusi yang berlangsung selama dua jam tersebut,selain dihadiri oleh pihak KPU ,PPK dan Panwaslu Kecamatan,turut juga dihadirkan dari unsur Polri, Pemda serta perwakilan jurnalis Media cetak dan elektronik.

Dalam diskusi tersebut, seluruh peserta baik dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) ataupun pihak Panwaslu Kecamatan (Panwascam) masing-masing diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan terkait kendala dilapangan selama tahapan Coklit data pemilih berlangsung.

Pihak KPU Poso berharap, kegiatan diskusi menjadi agenda rutin  secara berlanjut paling lambat dua bulan sekali, selama  tahapan pemilu umum serentak tahun 2024.

Mardi
Example 120x600