Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

*Diskusi Kamtibmas Bersama Ormas dan Jurnalis, Kapolres Buol : “Mari Bersama-sama Wujudkan Kamtibmas Kondusif*

61
×

*Diskusi Kamtibmas Bersama Ormas dan Jurnalis, Kapolres Buol : “Mari Bersama-sama Wujudkan Kamtibmas Kondusif*

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buol, Tabenews.com- Kepolisian Resor Buol Polda Sulteng menggelar Focus Group Discussion (FGD) berkenaan dengan terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan sejuk di wilayah Kabupaten Buol, dengan membahas dan mendiskusikan sejumlah permasalahan sosial , mulai dari antisipasi gangguan Kamtibmas menghadapi Pemilu 2024, analisa dampak yang ditimbulkan akibat kenaikan BBM, hingga menyikapi terjadinya riak-riak aksi dan kemungkinan pro-kontra dikalangan masyarakat jelang masa transisi pergantian kepala daerah.

Kegiatan dengan Tema “Menjaga serta Memelihara Kamtibmas yang Kondusif di Wilayah Kabupaten Buol” dilaksanakan di Pendopo Polres Buol, Kamis 1 September 2022, merupakan inisisasi dari Kepolisian Resor Buol dengan menghadirkan tokoh pemuda dan tokoh masyarakat, Wartawan, LSM, serta pegiat Organisasi Kemasyarakatan dan Organisasi Kemahasiswaan.

Hadir dalam diskusi tersebut Kapolres Buol AKBP Handri Wira Suriyana bersama jajarannya, sejumlah tokoh organisasi diantaranya Moh A Singara dari Pengurus Muhammadiyah, Moh Syam Manto dan Edi Idris dari GP Ansor, ada juga mantan anggota DPRD Buol Ismail Domut, perwakilan dari beberapa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), serta Insan Pers yang hampir 40% mendominasi forum diskusi ini.
Pantauan media ini, diskusi dimulai dengan mengangkat topik-topik sentral mengenai potensi-potensi gangguan Kamtibmas yang umum dan sering terjadi di wilayah Kabupaten Buol. 
Hal menarik dalam diskusi tersebut ketika moderator yang dipandu oleh Ismajaya S.Sos, mulai melemparkan tanggapan kepada peserta forum terkait gejolak politik dimasa transisi kepemimpinan daerah, hingga gesekan sosial akibat kenaikan BBM nanti. Sontak saja beragam tanggapan reaktif mulai dikemukakan oleh peserta diskusi, mulai dengan statement pemicu gangguan Kamtibmas yang bervariasi, hingga catatan-catatan penting yang menjadi saran sebagai alternatif solusi.

Menyikapi hal ini, Kapolres AKBP Handri Wira Suriyana dalam tanggapannya menyebut, mewujudkan suasana Kamtibmas yang tentram dan damai adalah tanggung jawab kita bersama, olehnya semua tidak terlepas dari peran seluruh elemen terutama tokoh organisasi dan pemuda, tokoh masyarakat maupun tokoh agama  guna mendukung upaya pihak kepolisian dalam menciptakan suasana kamtibmas kondusif.
“Karena hal yang paling utama mewujudkan terciptanya keamanan dan ketertiban itu, awalnya adalah dari niat kita, dan tentunya niat itu harus kita mulai dari diri kita sendiri, “ungkap orang nomor satu dijajaran Polres Buol, memberikan tanggapannya.
Sementara itu peran media dalam memberikan sajian pemberitaan dan publikasi juga memberikan dampak dan pengaruh terhadap Kamtibmas, olehnya awak media dan insan pers yang hadir meminta agar pihak kepolisian tidak alergi untuk berkoordinasi dengan wartawan, apalagi dalam setiap momen yang berkaitan dengan rangkaian aksi unjuk rasa, ataupun klarifikasi terhadap masalah-masalah penanganan proses hukum yang kadangkala masih simpang siur di kalangan masyarakat. 

Akhirnya kegiatan pun berakhir dan sebagian besar peserta meminta agar Kapolres Buol mengagendakan kegiatan seperti ini dilaksanakan secara rutin, agar bisa dievaluasi sebagai bahan sosialisasi kamtibmas kepada seluruh masyarakat, serta diaplikasikan langsung sebagai wujud dan tanggung jawab bersama, tentunya untuk menciptakan, menjaga dan memelihara kamtibmas. (Rmb/Irfan)
Example 120x600