Example floating
Example floating
Example 728x250
politik

Di Matinan, Alek Bantilan dijamu Boid Makanan Tradisional Buol

63
×

Di Matinan, Alek Bantilan dijamu Boid Makanan Tradisional Buol

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Di Cafe Alva Matinan, Buol

Jangan semua hutan Sagu dijadikan Pemukiman
TABE–Safari politik Bacaleg dari PAN Sulawesi Tengah mendapat sambutan kekeluargaan di Desa Matinan, Kabupaten Buol.
Tidak hanya keramahan warganya menyapah dan menerima Moh Saleh Bantilan atau biasa akrab di panggil Alek Bantilan. 
Perjalan safari dua hari ke  kabupaten penghasil Sagu itu, tidaklah melewatkan makanan tradisional yang terbuat dari Sagu. 
Boid atau Jeppa atau Kompeng biasa disebut, rombongan Bacaleg dijamu makanan itu di Desa Matinan di salah Cafe–Cafe Alva milik penduduk setempat. 
Rombongan Alek Bantilan menghabiskan waktu sekira 2 jam ngobrol di sana dan mendapat banyak informasi dan masukan dari warga. 
Selain informasi, warga juga ngobrol bebas karena Alek juga memiliki teman sekolah waktu SMA di Buol. 

Alek memang menamatkan SMA nya di Buol, sehingga tak jarang setiap Alek mendapat sambutan dari teman seperjuangan obrolan semasa sekolah mengemuka. Canda tawa pun menambah keakraban dengan mantan Bupati Tolitoli itu. 
Soal makanan tradisional, Alek berharap agar rumpun Sagu jangan dijadikan kawasan pemukiman. “Itu areal yang ditumbuhi Sagu sebaiknya di jaga jangan dijadikan pemukiman, ” ujarnya. 
Jangan sampai tanaman itu punah, maka ciri khas daerah kita akan hilang. Dan cadangan pangan kita akan sulit, imbuhnya. 
Alek memang sangat menyukai makanan dari Sagu yang bisa diramu dengan ikan atau sayuran itu. 
Dari Matinan, rombongan Alek yang juga raja ke XVII Tolitoli itu mengakhiri silaturahmi nya di Bonubogu di rumah salah seorang Bacale PAN Kabupaten Buol. 
Sesi akhir foto bersama Alek, camat dan warga juga dihadiri Bacaleg PAN untuk dapil Tolitoli-Buol Moh Faisal Bantilan S Sos. semoga!!! (Yogie.Bag 3) 
Example 120x600